KaltimSamarinda

Siswi SD Muhammadiyah 2 Samarinda Raih Perak O2SN Pencak Silat Nasional

Rency, siswi SD Muhammadiyah 2 Samarinda (Foto: Editorialkaltim/Alam)

Editorialkaltim.com – Rency, siswi SD Muhammadiyah 2 Samarinda, sukses mengharumkan nama Kalimantan Timur di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Ia meraih Juara 2 tingkat nasional cabang pencak silat kelas H putri 40–42 kilogram.

Rency merupakan atlet muda kelahiran Samarinda, 2 Oktober 2014. Prestasi tersebut menjadi pencapaian membanggakan baginya karena mampu membawa nama sekolah sekaligus Kaltim bersaing dengan pesilat terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

“Saya sangat senang, bangga, dan bersyukur bisa meraih Juara 2 O2SN tingkat nasional serta membawa nama sekolah dan Kalimantan Timur,” ujarnya kepada Editorialkaltim, Sabtu (22/8/2026).

Perjalanan Rency hingga menembus tingkat nasional dimulai dari seleksi O2SN tingkat daerah. Ia berhasil menjadi juara hingga mendapat kesempatan mewakili Kaltim. Setelah memastikan tiket ke tingkat nasional, intensitas latihannya mulai ditingkatkan.

Baca  Belum Tuntas, Andi Faiz Ajak Kolaborasi Tangani Banjir Bontang

Rency menjalani latihan rutin untuk mengasah teknik pencak silat, fisik, stamina, kecepatan, kelincahan hingga latihan tanding. Ia juga menjaga waktu istirahat agar kondisi tubuh tetap prima menjelang pertandingan.

Persaingan di tingkat nasional menjadi tantangan tersendiri. Rency harus berhadapan dengan atlet yang memiliki kemampuan serta pengalaman bertanding. Tekanan juga semakin terasa ketika ia berhasil melaju menuju babak final.

“Saya harus tetap fokus, percaya diri, menjaga stamina, mengikuti strategi pelatih, serta berusaha mengendalikan rasa gugup ketika menghadapi pertandingan babak final,” katanya.

Baca  DPRD PPU Desak Dinas PUPR Selesaikan Pembangunan Jembatan Sesumpu

Pelatih Rency, Adriani, mengatakan persiapan menuju O2SN nasional dilakukan secara menyeluruh. Latihan tidak hanya berfokus terhadap kemampuan teknik, tetapi juga kondisi fisik, mental, asupan gizi, serta strategi menghadapi pertandingan.

Beberapa aspek menjadi perhatian khusus selama latihan, mulai dari ketepatan gerak, stamina, kekuatan hingga kecepatan. Persiapan tersebut diarahkan agar atlet mampu mencapai performa terbaik saat bertanding.

“Saya berharap selalu ada regenerasi atlet silat hebat yang mampu membawa nama sekolah sekaligus Kalimantan Timur menuju podium tertinggi tingkat nasional,” ujar Adriani.

Baca  Polres PPU Selidiki Tewasnya 3 Pekerja Tertimbun Longsor di Proyek RDMP Girimukti

Di balik keberhasilannya, Rency mengaku mendapat dukungan besar dari orang tua, pelatih, sekolah, guru, keluarga, serta teman-temannya. Dukungan tersebut menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.

Medali perak O2SN nasional kini menjadi pijakan Rency untuk mengejar prestasi berikutnya. Ia ingin mengikuti lebih banyak kejuaraan pencak silat dan menargetkan pencapaian lebih tinggi. Rency juga memiliki cita-cita menjadi atlet pencak silat berprestasi di masa depan.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button