
Editorialkaltim.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memperluas kolaborasi dengan dunia akademik untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dan memperkuat riset pendukung pembangunan Nusantara. Empat perguruan tinggi resmi diajak terlibat dalam pengembangan ibu kota baru melalui kerja sama yang mencakup pendidikan, penelitian, hingga program magang mahasiswa.
Empat kampus yang menjalin kerja sama tersebut yakni Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Melalui kolaborasi itu, kawasan IKN juga akan dimanfaatkan sebagai living laboratory atau laboratorium hidup bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Mahasiswa serta akademisi diharapkan dapat terlibat langsung dalam berbagai program pembangunan yang sedang berlangsung di Nusantara.
Sekretaris Otorita IKN Bimo Adi Nursanthyasto mengatakan pembangunan Nusantara membutuhkan dukungan riset dan inovasi dari perguruan tinggi agar mampu menjawab tantangan kota masa depan.
“Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi perguruan tinggi, khususnya fakultas-fakultas teknik dan bidang ilmu lainnya, untuk terlibat langsung dalam pembangunan IKN. Nusantara dapat menjadi tempat belajar yang nyata bagi mahasiswa sekaligus ruang kolaborasi dalam pengembangan berbagai solusi pembangunan,” katanya.
Menurut Bimo, pembangunan IKN tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Penguatan kapasitas SDM masyarakat sekitar juga menjadi perhatian agar warga lokal dapat ikut mengambil manfaat dari perkembangan kawasan tersebut.
“Kami ingin masyarakat sekitar menjadi bagian dari transformasi Nusantara. Karena itu, penguatan kapasitas SDM lokal menjadi salah satu fokus penting yang terus kami dorong bersama berbagai mitra, termasuk perguruan tinggi,” ujarnya.
Selain mendukung pengembangan riset, kerja sama tersebut membuka peluang implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta program magang mahasiswa di kawasan IKN.
Rektor Universitas Sebelas Maret Hartono menilai sinergi antara perguruan tinggi dan Otorita IKN menjadi langkah strategis untuk memperkuat kontribusi akademik dalam pembangunan nasional berbasis riset.
“Ruang lingkup kerja sama tersebut akan mempertemukan perguruan tinggi dan pembangunan nasional dalam menghadirkan solusi berbasis riset,” katanya.
Kerja sama tersebut juga sejalan dengan Peta Jalan Pendidikan Ibu Kota Nusantara 2025-2045 yang menempatkan perguruan tinggi sebagai salah satu penggerak utama pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Melalui kolaborasi itu, Otorita IKN berharap Nusantara berkembang tidak hanya sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia, tetapi juga menjadi pusat lahirnya inovasi, riset, dan talenta unggul yang mampu mendukung transformasi ekonomi nasional pada masa depan.(tin/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



