KaltimSamarinda

Jelang Iduladha, Pedagang di Kaltim Dilarang Jual Sembako di Atas HET

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kaltim, Heny Purwaningsih (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengingatkan para pedagang agar tidak menaikkan harga bahan pokok penting (bapokting) menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Imbauan itu disampaikan menyusul potensi lonjakan harga akibat meningkatnya biaya distribusi dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kaltim, Heny Purwaningsih menegaskan sejumlah komoditas seperti beras dan minyak goreng sudah memiliki Harga Eceran Tertinggi (HET) yang wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha.

“Komoditas yang sudah memiliki HET tidak boleh dijual melebihi ketentuan. Itu aturan yang harus dipatuhi pedagang,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).

Baca  Antisipasi Cuaca Tak Menentu, Tim Layar Kaltim Tetap Bidik 5 Emas di PON XXI Aceh-Sumut

Menurut Heny, pengawasan harga di lapangan tetap dilakukan meski pemerintah menghadapi tantangan dari meningkatnya biaya distribusi. Kenaikan BBM disebut menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi harga barang di pasaran.

Ia mengatakan para distributor dan pedagang telah menyampaikan keluhan terkait membengkaknya ongkos operasional, terutama untuk pengiriman bahan kebutuhan pokok antardaerah.

“Kenaikan BBM berpengaruh terhadap biaya distribusi. Itu menjadi salah satu faktor yang mendorong harga barang ikut naik,” katanya.

Meski demikian, DPPKUKM Kaltim meminta pelaku usaha tetap mencari solusi agar harga jual tidak melampaui HET yang telah ditetapkan pemerintah. Pemerintah daerah juga mulai memberikan edukasi kepada distributor agar distribusi barang tetap efisien.

Baca  Pemuda, Katalisator Nilai Politik Indonesia: Sebuah Refleksi Pada Hari Sumpah Pemuda emuda ke-96

Heny menyebut pihaknya mendorong pemanfaatan solar subsidi untuk kendaraan distribusi bahan pokok dan kebutuhan umum. Langkah itu diharapkan mampu menekan biaya logistik sehingga harga di tingkat konsumen tetap terkendali.

“Kami sudah mengedukasi distributor dan pedagang supaya distribusi bahan pokok tetap berjalan lancar menggunakan skema yang lebih efisien,” jelasnya.

Selain pengawasan harga, pemerintah memastikan stok kebutuhan pokok di Kalimantan Timur menjelang Iduladha masih dalam kondisi aman. Ketersediaan sejumlah komoditas utama disebut masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama momentum hari besar keagamaan.

Baca  DPRD Kukar Tanggapi Aspirasi Masyarakat, Proses Pemecatan Kepala Desa Jembayan Butuh Bukti Valid dan Prosedur Jelas

Namun demikian, Heny mengakui ada beberapa komoditas yang mulai mengalami kenaikan harga di pasar. Meski tidak merinci jenis barangnya, ia memastikan pemerintah terus melakukan pemantauan agar lonjakan harga tidak semakin tinggi.

“Secara umum pasokan aman menjelang hari besar. Hanya memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga,” tuturnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button