KaltimKutim

Bus Sekolah Listrik Mulai Beroperasi di Kutim

Unit bus sekolah berbasis listrik mulai diuji coba di Kutai Timur (Foto: Pro Kutim)

Editorialkaltim.com – Satu unit bus sekolah berbasis listrik mulai diuji coba di Kutai Timur, Senin (4/5/2026), di Lapangan Kantor Bupati Kutim. Armada ini langsung diarahkan untuk melayani pelajar di Sangatta Utara yang selama ini kesulitan mendapatkan akses transportasi.

Bus tersebut menjadi alternatif bagi siswa yang harus menempuh perjalanan cukup jauh tanpa dukungan angkutan umum reguler. Rute awal mencakup kawasan Hotel Pinang, Jalan APT Pranoto, hingga SMA Negeri 2 Sangatta Utara.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur, Mulyono, mengatakan tahap awal difokuskan sebagai uji coba untuk melihat efektivitas layanan di lapangan.

Baca  Ekspor Nonmigas Kaltim Didominasi Batu Bara

“Bus dijadwalkan mulai uji coba sehari setelah peluncuran dan resmi beroperasi Rabu mendatang melayani rute Hotel Pinang hingga SMA Negeri 2 Sangatta Utara,” ujarnya.

Menurut dia, pengoperasian bus ini juga akan dievaluasi secara berkala, termasuk tingkat keterisian penumpang dan ketepatan waktu layanan. Seluruh biaya operasional masih ditanggung Dinas Perhubungan, termasuk pengemudi dan perawatan kendaraan.

Sejumlah siswa menyambut kehadiran bus ini karena dinilai bisa mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi maupun ojek. Selama ini, sebagian pelajar mengaku harus berbagi kendaraan atau berjalan cukup jauh untuk mencapai sekolah.

Baca  Pemkab Kutim Umumkan Hasil Seleksi Administrasi PPPK, Ribuan Peserta Lolos ke Tahap Berikutnya

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menilai kebutuhan transportasi pelajar masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah, terutama kawasan yang belum terjangkau trayek umum.

“Bus sekolah ini diharapkan membantu anak-anak yang belum terlayani angkutan umum serta meringankan beban orang tua siswa dalam aktivitas harian mereka,” katanya.

Ia juga mengakui jumlah armada saat ini masih terbatas dan belum mampu menjangkau seluruh kebutuhan. Sejumlah kecamatan di luar Sangatta telah mengusulkan layanan serupa, terutama wilayah dengan jarak tempuh sekolah yang cukup jauh.

Baca  Program Brigade Pangan Dinilai Terburu-buru, Sujiati Sebut Perlu Evaluasi

Ke depan, pemerintah daerah membuka kemungkinan penambahan armada jika hasil uji coba menunjukkan kebutuhan yang tinggi. Selain soal akses pendidikan, penggunaan bus listrik juga mulai dilirik sebagai bagian dari upaya menekan emisi kendaraan berbahan bakar fosil.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button