KaltimSamarinda

Wagub Kaltim Tegaskan Tambang Tak Ramah Lingkungan Akan di Tindak Tegas

Wagub Kaltim Seno saat menemui puluhan mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Samarinda (Foto: Adpim Kaltim)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya dalam menangani aktivitas tambang yang merusak lingkungan dan membahayakan warga. Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyatakan pihaknya tak tinggal diam terhadap persoalan lubang tambang yang kerap menelan korban jiwa.

Penegasan itu disampaikan Seno saat menemui puluhan mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Samarinda yang menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kaltim, Senin (4/8/2025). Dalam pertemuan yang berlangsung di teras kantor, mahasiswa menuntut adanya langkah konkret dari pemerintah daerah terhadap eksploitasi tambang yang dianggap tidak bertanggung jawab.

Baca  Wagub Kaltim Buka Kejuaraan Karate Piala Gubernur Kaltim 2025

“Meski izin tambang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, kami tetap ambil peran. Koordinasi dengan pihak perusahaan terus kami lakukan agar reklamasi dijalankan dengan baik dan lubang tambang tidak dibiarkan terbuka,” kata Seno di hadapan massa aksi.

Ia mengakui bahwa sejumlah perusahaan tambang di Kaltim masih mengabaikan kewajiban pasca-tambang. Oleh karena itu, Pemprov Kaltim mendorong penertiban melalui komunikasi dan pengawasan lintas instansi. “Kami ingin tidak ada lagi insiden warga jatuh ke lubang tambang. Itu sudah jadi perhatian serius kami,” ujarnya.

Baca  Mangrove di Kukar Tergerus, Dari 50 Ribu Jadi 23 Ribu Hektare

Seno juga menambahkan bahwa pemerintah daerah tidak segan memberikan rekomendasi sanksi kepada perusahaan yang membandel, meskipun secara administratif izin operasional ada di pusat.

“Kalau ada yang membahayakan masyarakat, kami akan terus desak agar ada tindakan. Jangan sampai ada korban baru,” tegasnya.

Selain isu tambang, mahasiswa HMI juga menyoroti persoalan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur daerah terpencil. Namun, Seno menekankan bahwa keselamatan masyarakat dari dampak lingkungan industri tetap menjadi salah satu prioritas utama pemerintah.(ndi/adv diskominfokaltim)

Baca  Sengketa Lahan Berujung Laporan Polisi, Anggota DPRD PPU dan Tetangganya Saling Tuduh Soal Penyerobotan dan Pemukulan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button