Ragam

10 Negara Paling Aman Jika Perang Dunia 3 Pecah, Ada Indonesia

Infografis Negara Paling Aman Jika Perang Dunia 3 Pecah (Foto: Editorialkaltim/Runo)

Editorialkaltim.com – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memicu kekhawatiran dunia terhadap kemungkinan pecahnya Perang Dunia III. Situasi memanas setelah Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke Iran pada Sabtu (28/2/2026), di tengah pembahasan mengenai program nuklir Teheran.

Iran kemudian merespons dengan serangan ke Israel serta sejumlah pangkalan militer AS di Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, hingga Irak. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa negaranya resmi memulai operasi militer untuk menghapus ancaman dari Iran.

“Rezim ini akan segera menyadari bahwa tidak seorang pun boleh menantang kekuatan dan kehebatan angkatan bersenjata Amerika Serikat,” ujarnya seperti dikutip dari Al Jazeera.

Di tengah eskalasi konflik global dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah media internasional seperti The Mirror US menyoroti beberapa negara yang diprediksi relatif aman jika perang dunia benar-benar terjadi. Berikut daftar lengkapnya yang dirangkum dari Daily Express dan Metro.co.uk.

Negara yang Dinilai Paling Aman Jika Perang Dunia III Terjadi

  1. Antartika
    Wilayah paling selatan di bumi ini kerap disebut sebagai lokasi paling aman dari konflik global. Letaknya yang sangat terpencil dan jauh dari pusat kekuatan dunia membuat Antartika minim risiko serangan. Benua seluas lebih dari 14 juta kilometer persegi ini bahkan masih memiliki area luas yang belum tersentuh aktivitas manusia.
  2. Islandia
    Islandia dikenal sebagai salah satu negara paling damai di dunia dan rutin menempati posisi teratas dalam Indeks Perdamaian Global. Letaknya yang terisolasi di wilayah utara serta statusnya sebagai negara kepulauan membuatnya dinilai lebih terlindungi dari potensi serangan langsung, meski dampak konflik global tetap mungkin terasa.
  3. Selandia Baru
    Selandia Baru juga masuk daftar negara yang dianggap relatif aman. Negara ini berada di peringkat kedua dalam Indeks Perdamaian Global dan dikenal mengambil posisi netral dalam banyak isu internasional. Lokasinya yang jauh dari pusat konflik dinilai menjadi faktor perlindungan alami.
  4. Swiss
    Sejak Perang Dunia II, Swiss konsisten mempertahankan kebijakan netral. Kondisi geografisnya yang dikelilingi pegunungan Alpen turut menjadi benteng alami. Sikap non-blok yang dijaga selama puluhan tahun membuat Swiss sering disebut sebagai negara dengan tingkat keamanan tinggi saat konflik global memanas.
  5. Indonesia
    Indonesia turut disebut sebagai salah satu negara yang relatif aman. Letaknya yang jauh dari pusat konflik dunia menjadi salah satu pertimbangan utama. Sejak era Presiden pertama, Soekarno, Indonesia menganut prinsip politik luar negeri “bebas dan aktif”, yakni tidak memihak blok kekuatan mana pun, namun tetap berperan dalam menjaga perdamaian dunia.
  6. Tuvalu
    Negara kecil di Samudra Pasifik ini memiliki populasi sekitar 11 ribu jiwa. Letaknya yang terpencil serta keterbatasan sumber daya membuat Tuvalu dinilai bukan target strategis dalam konflik global berskala besar.
  7. Argentina
    Meski pernah terlibat konflik pada era Perang Falkland 1982, Argentina dinilai memiliki potensi bertahan cukup baik. Sektor pertanian yang kuat dan kemampuan memenuhi kebutuhan domestik menjadi faktor pendukung ketahanan negara tersebut.
  8. Bhutan
    Bhutan sejak lama memilih menjauh dari konflik internasional. Setelah bergabung dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 1971, negara ini menegaskan sikap netralnya. Dikelilingi pegunungan tinggi dan tanpa akses laut, Bhutan dinilai memiliki perlindungan geografis alami.
  9. Chili
    Chili memiliki garis pantai sepanjang sekitar 4.000 mil dan berada jauh dari pusat ketegangan global. Infrastruktur yang relatif maju serta kekayaan sumber daya alam dinilai menjadi modal ketahanan jika terjadi konflik berskala besar.
  10. Fiji
    Fiji merupakan negara kepulauan yang terletak sekitar 2.700 mil dari Australia. Posisi geografisnya yang terpencil serta peringkat tinggi dalam Indeks Perdamaian Global menjadikannya salah satu negara yang disebut relatif aman. Fiji juga memiliki kekuatan militer sekitar 6.000 personel.
Baca  Tidur Miring Kanan Ala Rasulullah SAW, Ini 7 Manfaatnya bagi Kesehatan

Meski sejumlah negara dinilai relatif aman berdasarkan letak geografis dan kebijakan politiknya, para pengamat menilai bahwa perang dunia modern berpotensi berdampak luas secara global. Konflik berskala besar, terutama yang melibatkan senjata nuklir, hampir pasti membawa konsekuensi lintas batas negara.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button