KaltimSamarinda

WFA Pemprov Kaltim Ubah Pola Kerja, DPRD Akui Koordinasi Ikut Terdampak

Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai berdampak pada pola koordinasi antara DPRD Kaltim dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Penyesuaian jadwal kerja pun dilakukan agar agenda tetap berjalan efektif.

Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel menyebutkan, perubahan paling terasa ada pada pengurangan hari efektif koordinasi yang sebelumnya lima hari menjadi empat hari dalam sepekan.

“Kalau kita di DPRD kan tidak ada WFA ya, tinggal kita menyesuaikan saja karena Pemprov yang menerapkan kebijakan tersebut,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Baca  Pekan Bhinneka Sakti 2024 di Samarinda Ajang Politik Anak Muda Kaltim

Menurutnya, kebijakan WFA membuat aktivitas di lingkungan Pemprov Kaltim mengalami penyesuaian, termasuk adanya tambahan hari nonaktif yang berdampak pada komunikasi lintas lembaga.

“Artinya, Pemprov hari Jumat libur dan mereka biasanya Sabtu-Minggu juga libur. Ini kan tambah liburnya, jadi kita imbangi saja,” katanya.

Meski demikian, Ekti menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan terhambatnya kinerja DPRD, terutama dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pembahasan agenda penting daerah.

Saat ini, DPRD Kaltim tengah memasuki tahapan pembahasan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) yang melibatkan sejumlah OPD.

Baca  Perbaikan Infrastruktur Jalan Jadi Aspirasi Utama Warga Tani Aman Samarinda

“Terutama sekarang kita sudah mulai Pansus LKPJ. Semua perangkat daerah kita undang, tentu ada sedikit gangguan. Tapi tidak boleh juga kita anggap itu jadi kendala untuk bekerja,” ujarnya.

Ia memastikan, pihak DPRD tetap memiliki ruang untuk mengoptimalkan kerja melalui hari-hari efektif yang tersedia, yakni dari Senin hingga Kamis.

“Masih ada hari lain, Senin sampai Kamis. Strateginya ya di hari kerja yang ada kita maksimalkan,” tegasnya.

Baca  Respon Positif Pelaku UMKM dan Pengunjung di Expo Halal Food MTQN XXX Kaltim

Lebih lanjut, Ekti juga mengingatkan pentingnya implementasi kebijakan WFA yang tetap memperhatikan aspek kinerja dan hak pegawai. Ia menyinggung pengalaman sebelumnya saat kebijakan Work From Home (WFH) diterapkan.

“Jangan sampai ada pemotongan gaji atau cuti. Tapi kalau kita lihat, belum ke arah itu ya. Ini masih sebatas kebijakan WFA saja dan masih berjalan normal,” pungkasnya.(adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button