NasionalOlahraga

Veda Ega Pratama Dibidik Tim Papan Atas Moto3, Peluang Hengkang 2027 Terbuka

Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama (Foto: Honda Racing Team)

Editorialkaltim.com – Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama terus mencuri perhatian di ajang Moto3 musim 2026. Performa impresif di awal musim membuat rider 17 tahun itu mulai dilirik tim papan atas untuk musim 2027.

Penampilan Veda sebagai rookie terbilang mengejutkan. Setelah menyelesaikan balapan di posisi kelima pada seri Thailand, ia sukses meraih podium pada seri Brasil. Meski sempat gagal finis di Amerika Serikat, konsistensi performa tetap menempatkannya di papan atas klasemen sementara.

Saat ini, pembalap asal Gunungkidul tersebut duduk di peringkat ketujuh klasemen dengan koleksi 27 poin. Ia terpaut cukup jauh dari pimpinan klasemen, namun tetap menjadi salah satu rookie paling menonjol musim ini.

Pengamat MotoGP, Hendry Wibowo, mengungkapkan bahwa performa tersebut membuat banyak tim besar mulai melirik Veda. Ia bahkan menyebut sudah ada komunikasi awal dari pihak tim kepada orang dalam yang dekat dengan dunia balap internasional.

Baca  Atalanta Lolos ke Final Liga Europa Usai Kalahkan Marseille dengan Agregat 4-1

“Veda mulai dilirik tim besar sejak awal musim ini. Beberapa bos tim sudah komunikasi dan memantau performanya cukup serius,” ujarnya, dilihat dalam program Morning Zone yang tayang di YouTube Official Okezone.
Senin (13/4/2026).

Menurut Hendry, salah satu tim yang menunjukkan ketertarikan berasal dari struktur tim yang memiliki kiprah di Moto3 dan Moto2. Hal ini memperbesar peluang Veda untuk naik level bersama tim dengan fasilitas lebih kompetitif.

Ia menjelaskan, peluang pindah tim tetap terbuka lebar jika Veda mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim. Apalagi, performa rookie yang langsung kompetitif menjadi nilai jual tinggi di paddock Moto3.

Baca  Borneo FC Ditahan Imbang PSIS, Gagal Geser Persib di Klasemen Liga 1

“Peluang pindah ke tim papan atas sangat terbuka jika performanya stabil. Tim besar tentu mencari pembalap muda berbakat seperti dirinya,” katanya.

Salah satu tim yang disebut-sebut berpotensi menjadi tujuan adalah Aspar Team. Tim ini dikenal memiliki pengalaman panjang di kelas Moto3 dan Moto2, meski sudah tidak lagi aktif di MotoGP.

Namun, keputusan hengkang tentu tidak mudah. Veda saat ini berada di bawah naungan Honda Team Asia yang telah membina kariernya sejak awal. Peran Honda dalam membentuk mental dan kemampuan balap Veda dinilai sangat besar.

Baca  Soal Putusan DKPP ke KPU, Ketua TKN Prabowo-Gibran: Itu Tak Penting

“Kalau pindah, tentu ada konsekuensi besar. Ia harus meninggalkan tim yang membesarkan namanya sejak awal karier balap internasional,” ujarnya.

Hendry menambahkan, Honda Team Asia memiliki rekam jejak kuat dalam membina pembalap muda hingga level tertinggi. Sejumlah nama besar bahkan lahir dari program pembinaan tim tersebut.

Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan Veda dan manajemennya. Jika peluang lebih besar datang, bukan tidak mungkin pembalap muda Indonesia itu akan mengambil langkah besar demi masa depan kariernya di kancah balap dunia.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button