HealthRagam

Tidur Tak Teratur Bisa Picu Penyakit Jantung

Ilustrasi (Foto: Istock)

Editorialkaltim.com— Penyakit jantung masih menjadi momok kesehatan yang menakutkan, setara dengan kanker. Kabar baiknya, risiko penyakit ini sebenarnya bisa ditekan sejak dini lewat kebiasaan sederhana: tidur yang teratur dan berkualitas.

Tidur kerap dianggap sepele. Padahal, kebiasaan ini berkaitan langsung dengan kesehatan tubuh secara menyeluruh, termasuk jantung. Sebuah studi yang dipublikasikan pada 2023 mengungkap, pola tidur yang tidak konsisten dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

“Hasil ini menunjukkan bahwa mempertahankan durasi tidur yang teratur atau kebiasaan yakni tidur dengan total waktu yang hampir sama setiap malam—dapat memainkan peran penting dalam mencegah penyakit kardiovaskular,” kata Kelsie Full dari Vanderbilt University Medical Center, pemimpin studi tersebut, dikutip dari Healthy.

Baca  THR vs Undangan Nikah: Bagaimana Mengatur Keuangan di Bulan Syawal?

Dalam penelitian itu, Full dan tim menganalisis pola tidur lebih dari dua ribu orang dari enam komunitas di Amerika Serikat. Para peserta dipantau selama dua minggu untuk melihat konsistensi durasi tidur malam mereka.

Hasilnya, peserta dengan durasi tidur yang paling tidak konsisten menunjukkan penanda subklinis penyakit kardiovaskular. Mereka cenderung memiliki beban kalsium yang lebih tinggi pada pembuluh darah koroner.

Baca  Negara-negara Anggota PBB yang Belum Secara Resmi Mengakui Israel

Tak hanya itu, ditemukan pula peningkatan penumpukan plak pada arteri karotis. Dua temuan tersebut dikenal sebagai indikator awal yang kuat terhadap masalah jantung di kemudian hari.

Penelitian ini juga mencatat pembuluh darah peserta menjadi lebih kaku. Kondisi yang disebut pengerasan arteri ini kerap dikaitkan dengan aterosklerosis sistemik, salah satu penyebab utama penyakit jantung.

Para peneliti menilai gangguan ritme sirkadian menjadi penghubung antara pola tidur yang tidak teratur dan meningkatnya risiko penyakit jantung. Gangguan ritme ini dapat memengaruhi fungsi kardiovaskular secara luas.

Baca  Muhammadiyah Masuk Jajaran Organisasi Keagamaan Terkaya di Dunia, Aset Tembus Rp454 Triliun

Dampaknya antara lain memicu peradangan kronis, perubahan metabolisme glukosa, peningkatan aktivasi sistem saraf simpatik, hingga naiknya tekanan arteri. Karena itu, menjaga jadwal tidur yang konsisten dan berkualitas dinilai penting sebagai langkah pencegahan penyakit jantung sejak dini.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button