KaltimSamarinda

Kuota Terbatas, Gubernur Kaltim Bakal Temui BPH Migas untuk Solusi Kelangkaan BBM

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud (Foto: Editorialkaltim)

Editorialkaltim.com – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, akan melakukan audiensi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk mengatasi masalah kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kaltim. Menurutnya, kelangkaan BBM yang terjadi selama ini sebenarnya disebabkan oleh terbatasnya kuota, bukan karena pasokan yang tidak ada.

Baca  Darlis Pattalongi Prioritaskan Pendidikan Selama Masa Jabatan di DPRD Kaltim

“Sejauh ini, tidak ada kelangkaan BBM di Kaltim, yang menjadi masalah sebenarnya adalah kuota yang terbatas. Kami akan berkoordinasi dengan Pertamina karena meskipun mereka adalah pelaksana distribusi, kuota BBM itu ditetapkan oleh BPH Migas,” paparnya, Sabtu (8/3/2025).

lebih lanjut, ia menjelaskan selain terbatasnya kuota, faktor teritorial wilayah Kaltim yang sangat luas juga mempengaruhi distribusi BBM.

Baca  Tinjau Pembangunan Bandara VVIP IKN, Akmal Malik: Persiapan Sudah Bagus

Hal ini, menurutnya, menjadi tantangan tersendiri untuk mencakup seluruh wilayah dengan pasokan yang cukup. Terutama BBM bersubsidi yang menjadi prioritas untuk masyarakat.

Melalui audiensi yang direncanakan dengan BPH Migas, kedepannya kuota BBM di Kaltim dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang lebih besar, mengingat luasnya wilayah serta jumlah penduduk yang terus berkembang.

Baca  Gubernur Kaltim Dorong Anak Muda Bijak Gunakan Teknologi dan Hindari Narkoba

“Kami akan terus berupaya agar kuota BBM yang diterima Kaltim dapat mencukupi, sehingga tidak ada lagi kendala distribusi, terutama untuk BBM bersubsidi,” pungkasnya. (Adr/Ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button