KaltimKutai Barat

Festival Gemeoh Tambak Malang 2024, Warisan Budaya yang Menggema di Kubar

Festival Gemeoh Tambak Malang 2024 (Foto: Dok Setda Kubar)

Editorialkaltim.com – Festival Gemeoh Tambak Malang 2024 yang digelar di Kecamatan Melak, Kutai Barat, resmi ditutup oleh Wakil Bupati Kubar, Edyanto Arkan, Rabu (18/12/2024). Festival ini, yang berlangsung di Pertigaan Jalan Kapten Piere Tendean, Kelurahan Melak Ulu, telah menjadi ajang tahunan yang tidak hanya merayakan kekayaan budaya lokal, tetapi juga memperkuat ikatan sosial di antara masyarakat.

Dalam sambutannya, Wabup Edyanto Arkan menegaskan pentingnya festival ini sebagai medium pelestarian warisan budaya.

Baca  Dispora Kaltim Tekankan Pemda Perkuat Pengembangan Olahraga untuk POPNAS 2025

“Kegiatan ini adalah cara kita untuk mempertahankan dan mengenalkan kembali warisan budaya yang berharga kepada generasi muda, sekaligus mempromosikannya kepada dunia luar,” ujar Arkan.

Selama tiga hari, festival ini dimeriahkan dengan berbagai aktivitas yang menampilkan ciri khas daerah tersebut, termasuk tarian kolosal, pentas seni, kirab budaya, dan festival jajak bahari.

Acara ini juga diisi dengan pertunjukan kuliner nusantara yang mengundang selera dan serangkaian lomba tradisional yang menarik perhatian banyak pengunjung.

Baca  DPMPD Kaltim Gelar Pelatihan Penguatan Kelembagaan Posyantek di Kubar

Acara ini tak hanya menjadi platform untuk menampilkan budaya, tapi juga sebagai upaya untuk memperkuat rasa kebersamaan di antara warga.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar bisa menjadi momen bagi masyarakat untuk berkumpul dan berbagi kegembiraan,” tambah Arkan.

Pemkab Kubar menyampaikan apresiasi kepada camat dan jajaran panitia yang telah bekerja keras menyukseskan festival ini.

“Terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi dan bekerja sama dengan baik, membuat Festival Gemeoh Tambak Malang 2024 berjalan lancar,” kata Arkan.

Baca  Pemkab Kubar Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan

Ketua panitia festival menambahkan, antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa ada keinginan kuat untuk terus menjaga dan merayakan tradisi lokal.

“Respons positif ini menguatkan kami untuk terus mengadakan festival ini setiap tahun,” ujarnya.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button