Nasional

Solar Dicampur Sawit 50%, Pemerintah Mulai Uji Coba 2026

Pemerintah Indonesia melakukan soft launchingbahan bakar campuran solar dan minyak sawit dengan rasio 50 persen (B50), pada Minggu (18/8/24).(Foto: IPOSS)

Editorialkaltim.com — Pemerintah bersiap menaikkan kadar campuran biodiesel berbasis minyak sawit ke level 50% atau B50. Program ini ditargetkan masuk tahap uji coba penuh pada 2026 sebelum diterapkan secara luas.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan uji coba B50 akan dilakukan secara bertahap. Hasil pengujian akan menjadi dasar penentuan kebijakan mandatori di tahap berikutnya.

“Di tahun 2026 untuk biodiesel B50 sudah dalam uji coba, akan selesai di semester pertama dan di semester kedua kita akan melihat. InsyaAllah kalau berhasil maka kita akan canangkan untuk ke B50,” kata Bahlil dalam konferensi pers, Kamis (8/1/2026) dilihat dari YouTube Kementerian ESDM.

Baca  Kubu Ganjar-Mahfud Akan Gugat Hasil Pilpres 2024 ke MK

Ia menegaskan, ketersediaan bahan baku tidak menjadi kendala dalam rencana tersebut. Indonesia disebut memiliki keunggulan besar karena menjadi produsen dan eksportir minyak sawit terbesar di dunia.

“B50 untuk sawit nggak ada masalah karena kita eksportir CPO terbesar di dunia. Tinggal kita lihat berapa kuota yang bisa kita ekspor, berapa yang dalam negeri,” tegasnya.

Baca  Dino Patti Djalal Bandingkan Kemlu dengan Ferrari, Sindir Menlu Sugiono

Menurut Bahlil, penguatan penggunaan biodiesel di dalam negeri justru akan meningkatkan nilai tambah industri sawit nasional. Pemerintah akan mengatur keseimbangan antara kebutuhan domestik dan ekspor.

Selain menopang ketahanan energi, B50 juga diproyeksikan mampu menekan impor solar. Langkah ini dinilai penting di tengah fluktuasi harga minyak global dan tekanan neraca perdagangan.

Program B50 sendiri melengkapi rencana pemerintah lainnya, termasuk mandatori E10 pada bensin. Kedua kebijakan tersebut disiapkan sebagai paket besar transisi energi berbasis sumber daya lokal.

Baca  OIKN Ungkap Investasi Swasta di IKN Capai Rp 60 Triliun

Dengan kombinasi E10 dan B50, pemerintah berharap Indonesia semakin mandiri di sektor energi sekaligus memperkuat arah kebijakan menuju bahan bakar yang lebih bersih dan berkelanjutan.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button