Nasional

Selat Hormuz Tutup, Bahlil Ungkap RI Impor Minyak 1 Juta Barel

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (Foto: BPMI Setpres)

Editorialkaltim.com — Pemerintah mulai mengantisipasi dampak potensi penutupan Selat Hormuz oleh Iran terhadap pasokan minyak dunia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, Indonesia saat ini masih mengimpor minyak dalam jumlah besar, yakni mencapai 1 juta barel per hari.

Hal tersebut disampaikan Bahlil usai dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, untuk membahas situasi geopolitik yang berpotensi memengaruhi stabilitas energi nasional.

Baca  PPATK Ungkap 7 Ribu Transaksi Judi Online Anggota DPR, Siap Bongkar Borok Pejabat

“Karena ini kita antisipasi tentang pasokan minyak dunia, karena bagaimanapun kita masih melakukan impor 1 juta barel per day,” ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026) seperti dikutip dari detik.com.

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis yang dilalui sebagian besar distribusi minyak global. Jika jalur tersebut terganggu, dampaknya bisa dirasakan berbagai negara, termasuk Indonesia yang masih bergantung pada impor minyak mentah maupun BBM.

Baca  Stok Beras Melimpah Tapi Harga Tembus Rp50 Ribu, DPR Desak Pemerintah Bertindak

Terkait langkah mitigasi, Bahlil mengatakan pemerintah akan segera melakukan rapat koordinasi bersama Dewan Energi Nasional (DEN) guna membahas strategi lanjutan.

“Nanti besok insyaallah saya rapat di ESDM, kami akan rapat Dewan Energi Nasional,” ujar Bahlil.

Sementara untuk ketahanan energi di dalam negeri, Bahlil memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) masih dalam kondisi aman untuk sementara waktu.

Baca  Penerima MBG Ditargetkan Tembus 82,9 Juta Orang Tahun Ini

“Masih cukup 20 hari,” kata Bahlil.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button