Kutim

Jelang Pilkada 2024, Pemkab Kutim Persiapkan Mitigasi dan Penanganan Konflik Sosial

Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Mitigasi dan Penanganan Konflik Sosial pada Penyelenggaraan Pilkada 2024”

Editorialkaltim.com – Mengantisipasi potensi konflik dalam Pilkada serentak 2024, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) bekerja sama dengan Smart Academy mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Mitigasi dan Penanganan Konflik Sosial pada Penyelenggaraan Pilkada 2024” di Hotel Harris, Samarinda pada Senin (28/10/2024). Acara dibuka oleh Sekretaris Kabupaten (Seskab) Kutim, Rizali Hadi, yang menekankan pentingnya persiapan dalam menjaga kondusivitas Pilkada di Kutim.

Rizali Hadi mengatakan bahwa pemetaan potensi konflik dan persiapan strategi yang tepat adalah kunci untuk menjaga stabilitas selama pelaksanaan Pilkada. “Kami berupaya menyiapkan langkah-langkah konkret, tidak hanya pencegahan tapi juga penanganan cepat jika terjadi konflik,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Baca  Bupati Ardiansyah Rayakan Keberagaman di Pesta Panen Kensedan Dayak Basap

Fokus utama dari Bimtek ini adalah membekali peserta dengan strategi mitigasi dan teknik penanganan konflik efektif. Kegiatan ini, yang melibatkan aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan berbagai pihak terkait, diharapkan dapat memperkuat kerjasama dan menciptakan iklim kondusif selama Pilkada.

Selama Bimtek yang berlangsung hingga 31 Oktober 2024, peserta mendapatkan pembekalan tentang teknik mitigasi konflik dan komunikasi efektif, serta melakukan simulasi penanganan potensi gangguan keamanan. “Ini adalah kesempatan untuk semua pemangku kepentingan di Kutim untuk meningkatkan kemampuan dalam menghadapi dan mengelola konflik sosial,” kata Rizali.

Baca  Usai Meninjau Asrama Mahasiswa Kutim di Makassar, Yan Sebut Kondisinya Parah Sekali

Menurut perwakilan Smart Academy, kesuksesan Pilkada tidak hanya bergantung pada kesiapan teknis, tetapi juga pada kestabilan situasi sosial. “Dengan pelaksanaan Bimtek ini, kami optimis Pilkada Kutim akan berlangsung damai dan lancar,” ungkapnya.

Rizali Hadi menutup dengan harapan bahwa pelatihan ini akan menghasilkan Pilkada yang aman dan damai, tanpa insiden yang mengganggu. “Kami berharap inisiatif ini menjadi model bagi daerah lain dalam menghadapi Pilkada,” tutupnya dengan optimisme. (Roro/adv)

Baca  DP3A Kutim Gelar Bimtek Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button