KaltimPenajam Paser Utara

PPU Siapkan Embung dan Ruang Hijau Penyangga IKN, Gandeng Pertamina

Audiensi Bupati PPU, Mudyat Noor dan Pertamina. (Foto: Humas Pemkab)

Editorialkaltim.com – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor melakukan audiensi dengan PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) guna membahas rencana pemanfaatan embung atau kolam retensi serta penanganan kawasan green belt di wilayah PPU. Audiensi berlangsung di New Site Office (NSO) PT KPB, Balikpapan, Senin (26/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Mudyat Noor menegaskan posisi strategis Kabupaten PPU sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), baik dari sisi geografis maupun ekologis. Peran tersebut dinilai membutuhkan sinergi lintas sektor agar pembangunan dapat berjalan berkelanjutan.

“PPU tidak hanya berperan sebagai pendukung pembangunan IKN, tetapi juga sebagai aktor penting dalam menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan,” ujar Mudyat Noor.

Baca  Razia Narkoba di Muara Kaman, Pasutri Pengedar Sabu Diciduk Polisi

Ia menjelaskan, salah satu isu utama yang dibahas adalah pemanfaatan embung atau kolam retensi di lahan milik Pertamina seluas kurang lebih 17 hektare dengan kapasitas tampung sekitar 117.600 meter kubik. Embung tersebut dinilai memiliki fungsi strategis sebagai pengendali banjir, penyedia air baku, cadangan air untuk mitigasi kebakaran, serta penunjang infrastruktur dasar kawasan IKN.

“Embung ini sangat penting untuk mendukung ketahanan air, pengendalian risiko bencana, dan kesiapan wilayah penyangga IKN,” katanya.

Selain itu, Mudyat Noor juga mengangkat isu penanganan green belt di sepanjang jalur pipa Pertamina yang berada di Kelurahan Nenang dan Kelurahan Penajam. Kawasan tersebut dinilai memiliki peran vital dalam menjaga keamanan jalur pipa sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan.

Baca  Lampaui Target! Berau Catat Pendapatan Daerah dan Peningkatan IPM di LKPj 2024

“Dengan penanganan yang terencana, green belt ini dapat berfungsi sebagai ruang hijau yang ramah lingkungan, memperkuat konservasi, serta memberikan manfaat sosial bagi masyarakat sekitar,” ucapnya.

Melalui audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten PPU berharap terbangun kerja sama konkret dan berkelanjutan dengan PT KPB. Menurut Mudyat Noor, kolaborasi ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama terhadap perlindungan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Baca  Ratusan Warga Antusias Ikut Gerak Jalan HUT RI ke-80 di Anggana

“Kerja sama ini kami harapkan menjadi model kolaborasi yang inklusif dan berwawasan lingkungan untuk pembangunan Kabupaten PPU ke depan,” tegasnya.

Audiensi turut dihadiri Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, Ketua DPRD PPU Raup Muin, Direktur PDAM Danum Taka PPU Abdul Rasyid, serta jajaran manajemen PT Kilang Pertamina Balikpapan dan PT KPI RU V, bersama pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU.(tin/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button