Pengajian Rutin UMKT Perkuat Silaturahmi dan Pemahaman Keislaman

Editorialkaltim.com — Pengajian rutin yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) telah menjadi sarana penting bagi para dosen, staf, dan pegawai di kampus tersebut untuk memperdalam pemahaman keislaman sekaligus memperkuat tali silaturahmi antar warga kampus. Lebih dari 70 peserta dari berbagai departemen, termasuk Teknik Geologi, berkumpul di Aula Gedung E Lantai 4 untuk mengikuti serangkaian pembahasan yang mendalam mengenai konsep “Ilah” dalam Islam.
Acara ini dipandu oleh Ustaz Agus Sukaca, yang memaparkan tentang bagaimana manusia seringkali menciptakan simbol-simbol ketuhanan yang dipengaruhi oleh lingkungan sosial dan tradisi.
Melalui kisah Nabi Ibrahim AS, Ustaz Agus menunjukkan bagaimana tradisi penyembahan patung telah membudaya tanpa pertanyaan kritis terhadap keefektifannya.
“Kisah Nabi Ibrahim AS mengajarkan kepada kita bahwa patung-patung yang dipuja itu tidak memiliki daya atau kekuatan. Ini menunjukkan bahaya dari tradisi yang tidak dipertanyakan, yang bisa membuat perbuatan salah tampak benar,” ujar Ustaz.
Ia juga mengutip sebuah hadits yang mengingatkan tentang pentingnya memilih teman dan lingkungan yang baik, “Seseorang bergantung kepada agama temannya. Maka perhatikanlah kepada siapa ia berteman,” sebuah pesan yang menekankan pentingnya lingkungan dalam membentuk kebiasaan dan keyakinan seseorang.
Pembahasan semakin mendalam ketika dilanjutkan dengan ayat dari QS Az-Zumar ayat 3 yang menegaskan bahwa hanya Allah SWT yang berhak disembah, dan menolak segala bentuk perantara dalam ibadah sebagai kesalahan besar.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya