gratispoll
KaltimSamarinda

Pemuda Muhammadiyah Kaltim Minta KNPI Berdiri di Atas Prinsip Persatuan

Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Kaltim, Adam Muhammad (Foto: Dok Pribadi)

Editorialkaltim.com – Polemik kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Timur (Kaltim) terus berlarut. Tak lagi sekadar dualisme, kini disebut sudah menjelma menjadi lima versi. Kondisi ini dinilai membuat pembinaan kepemudaan di daerah terhambat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Agus Hari Kesuma, mengakui perpecahan yang berlarut membuat organisasi kepemudaan itu sulit dibina.

“Organisasi ini bukan melemah, tetapi justru terpecah menjadi lima kubu. Kondisi inilah yang membuat pembinaan kepemudaan tidak berjalan optimal,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).

Ia menegaskan perlunya penyatuan visi agar wadah kepemudaan kembali ke tujuan awal. Dispora, kata dia, akan melakukan verifikasi internal untuk memastikan kepengurusan yang sah. Musyawarah Daerah (Musda) KNPI yang dijadwalkan digelar di Balikpapan pada 8-9 September 2025 pun dipandang sebagai jalan keluar.

Baca  Bapemperda Balikpapan Bahas Perubahan Regulasi Perumda Manuntung Sukses

Di tengah situasi tersebut, Pemuda Muhammadiyah Kaltim menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait dinamika KNPI. Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Kaltim, Adam Muhammad, menekankan pentingnya prinsip persatuan dalam organisasi kepemudaan.

“KNPI sebagai entitas kepemudaan yang menghimpun seluruh organisasi kepemudaan khususnya di Kaltim, seharusnya didasarkan pada prinsip persatuan, bukan perpecahan,” tegas Adam, Sabtu (30/8/2025).

Baca  Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Timur Gelar Seminar Wirausaha Muda

Adam menjelaskan, pemuda adalah sosok penting dalam dinamika bangsa yang selalu melahirkan ide progresif dan transformatif di setiap zaman. Menurutnya, KNPI akan kembali relevan jika mampu menyatukan kembali semua versinya.

“KNPI hari ini, di tengah banyaknya versi, sudah bukan tempat yang strategis lagi untuk membicarakan gerakan kepemudaan. KNPI akan terlihat perannya ketika kembali menyatu, tidak berpecah belah dengan versi masing-masing kelompok,” katanya.

Lebih lanjut, Pemuda Muhammadiyah Kaltim menegaskan tidak terlibat dalam kegiatan KNPI versi manapun yang ada saat ini. Menurut Adam, terlalu banyak versi justru mendistorsi nilai perjuangan pemuda.

Baca  Fuad Fakhruddin Dorong Revitalisasi RPH Samarinda 

“Dengan dasar nilai perjuangan yang kami yakini, Pemuda Muhammadiyah Kaltim tidak terlibat dengan kegiatan KNPI versi manapun,” ujarnya.

Adam menambahkan, pihaknya akan terus mendorong agar KNPI di masa depan kembali menyatu dan menghadirkan gerakan yang lebih substantif bagi kepemudaan di Kaltim.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button