Samarinda

Patok Tarif Parkir Tinggi, Joha Fajal Minta Pemkot Samarinda Tertibkan Jukir Liar

Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal. (qon/editorialkaltim.com).

Editorialkaltim.com – Warga Samarinda di resahkan oleh juru parkir liar dikarenakan mahal tarif parkir di sejumlah kawasan di Samarinda. Bahkan, di kawasan Tepian Mahakam misalnya, di seberang Komplek Islamic Center Jalan Slamet Riyadi, parkir bertarif Rp 7.000-Rp 10.000 per kendaraan roda dua sempat jadi sorotan di media sosial.

Melihat kondisi tersebut Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mampu bertindak tegas kepada  juru parkir (jukir) liar di beberapa titik wilayah Kota Samarinda.

Baca  Kadispora Kaltim Usulkan Wagub Kaltim Jadi Tokoh Olahraga 2026

“Salah satu yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah menempatkan juru parkir yang sesuai ketentuan atau ditunjuk oleh Dinas Perhubungan (Dishub),” tegasnya.

politisi Nasdem ini berpendapat untuk menyelesaikan jukir liar  diperlukan pengawasan ketat dan penerbitan yang berkala untuk mengurangi hal hal yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat kota Tepian.

“Jukir binaan ini kan nantinya buat masyarakat juga tenang kalau mau berkunjung di suatu tempat, dan juga harganya sesuai,” ungkapnya.

Baca  Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Zona Selamat Sekolah di Samarinda

Joha berharap masyarakat mampu bekerjasama dalam mengatasi jukir liar dengan cara melaporkan kepada pihak berwenang. Dirinya menilai penertiban jukir ini bisa diatasi dengan semangat bersama masyarakat.

“Tetapi kalau masih ada ditemukan kasus seperti ini, ya harus kita pantau terus, dan masyarakat harus membantu dalam memantau, jika ada kejadian minta bayar parkir dan ada unsur paksaan, segera laporkan,” tutupnya. (qon/nfa)

Baca  DPRD Samarinda Berpartisipasi dalam Upacara HUT TNI Ke-79

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button