KaltimSamarinda

Pegadaian Edukasi Investasi Emas

Sesi Penyampaian Materi oleh Pegadaian Area Samarinda edukasi investasi emas jangka panjang bertajuk Aman No Cemas dengan Emas (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – PT Pegadaian berpartisipasi dalam cara Temu Bisnis Sumur Migas yang digagas kalangan insan pers Kalimantan Timur untuk menyemarakkan Hari Pers Nasional (HPN) di Samarinda, digelar di Gedung Olah Bebaya Komplek Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada Selasa (10/2/2026).

Melalui keikutsertaannya tersebut, Pegadaian Area Samarinda terus mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat melalui edukasi investasi emas jangka panjang bertajuk Aman No Cemas dengan Emas. Program ini menekankan pentingnya emas sebagai instrumen investasi yang aman, stabil, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Executive Marketing Manager Pegadaian Area Samarinda, Erlin Oktavia Siburian, menjelaskan bahwa emas terbukti memiliki tren harga yang terus meningkat dari tahun ke tahun sehingga sangat cocok dijadikan aset lindung nilai (safe haven) dalam menghadapi inflasi dan ketidakpastian ekonomi.

“Investasi emas adalah solusi aman untuk jangka panjang. Dengan emas, masyarakat bisa berinvestasi tanpa rasa cemas karena nilainya relatif stabil dan cenderung naik,” ujar Erlin.

Baca  Pansus LKPJ Samarinda Tinjau Pembangunan Terowongan, Rohim Ungkap Kekhawatiran

Pegadaian memperkenalkan dua layanan unggulan, yakni Cicil Emas dan Tabungan Emas. Cicil Emas merupakan fasilitas pembiayaan kepemilikan emas batangan bagi perorangan maupun kelompok seperti arisan, dengan sistem angsuran tetap hingga lunas. Sementara Tabungan Emas memungkinkan masyarakat menabung emas secara mudah, di mana setiap rupiah yang disetor akan dikonversi menjadi gram emas.

Seluruh emas yang ditransaksikan di Pegadaian memiliki kadar 24 karat, bersertifikat SNI dan LBMA, serta dapat dicetak dalam bentuk fisik, digadaikan, dijual kembali, maupun ditransfer antar rekening Tabungan Emas.

Keunggulan lain dari layanan ini adalah kemudahan akses dan fleksibilitas. Masyarakat dapat mulai berinvestasi emas dengan nominal terjangkau, yakni mulai dari 0,01 gram atau sekitar Rp30.000,-, dengan pilihan angsuran ringan mulai dari Rp30 ribuan per bulan. Selain itu, waktu dan jumlah top up Tabungan Emas dapat disesuaikan dengan kemampuan nasabah.

Baca  Fahruddin Yakini Ekonomi Kreatif Mampu Menopang Perekonomian Daerah

Sebagai bagian dari transformasi digital, Pegadaian juga menghadirkan aplikasi Tring! yang memudahkan masyarakat mengakses seluruh layanan Pegadaian secara digital. Proses pendaftaran dilakukan secara bertahap, mulai dari registrasi nomor ponsel, verifikasi OTP dan email, unggah KTP, pengisian data diri, verifikasi wajah, hingga
pembukaan rekening Tabungan Emas.

“Melalui aplikasi Tring!, kami ingin memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat untuk mulai berinvestasi emas kapan saja dan di mana saja,” tambah Erlin.

Pimpinan Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah IV Balikpapan, Rinaldi Lubis, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Temu Bisnis Sumur Migas dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 yang dinilai mampu menjadi ruang kolaborasi strategis antara insan pers, pelaku usaha, dan lembaga keuangan.

Menurutnya, keikutsertaan Pegadaian dalam kegiatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya melalui edukasi investasi emas yang aman dan berkelanjutan.

Baca  Anggota Dewan Hadiri Musrenbang Samarinda, Bahas Visi Kota hingga 2045

“Kami melihat forum ini sebagai momentum yang sangat tepat untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang. Emas merupakan instrumen investasi yang relatif stabil, mudah diakses, dan cocok bagi berbagai lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil, koperasi, dan BUMDes,” ujar Rinaldi.

Rinaldi menambahkan, melalui program literasi keuangan dan layanan digital Pegadaian, perusahaan berupaya menghadirkan solusi investasi yang sederhana, terjangkau, dan terpercaya, sejalan dengan transformasi Pegadaian menuju ekosistem keuangan yang modern dan inklusif.

“Harapannya, kehadiran Pegadaian dalam kegiatan seperti ini tidak hanya memperluas pemahaman masyarakat terhadap investasi emas, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button