
Editorialkaltim.com – Pemerintah Kota Samarinda mencatat capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 menembus angka Rp1,1 triliun. Realisasi tersebut tercatat sebesar Rp1,138 triliun atau sekitar 94 persen dari target yang ditetapkan.
Capaian PAD itu menjadi bahan evaluasi bersama antara pemerintah daerah dan DPRD Kota Samarinda. DPRD mendorong agar potensi pendapatan daerah, khususnya dari sektor pajak, dapat lebih dioptimalkan pada tahun-tahun mendatang.
Kepala Bapenda Kota Samarinda Cahya Ernawan mengatakan, evaluasi yang dilakukan DPRD tidak hanya menyoroti angka capaian, tetapi juga disertai berbagai masukan strategis. DPRD, kata dia, mendorong Bapenda untuk mencari peluang peningkatan PAD dari sektor-sektor pajak yang selama ini belum tergarap maksimal.
“Kami dievaluasi atas capaian PAD 2025 dan rencana kegiatan 2026. Masukannya banyak dari dewan, bukan hanya menekan, tapi juga memberi solusi bagaimana PAD yang sekarang bisa ditingkatkan lagi,” ujar Cahya, Jumat (6/2/2026).
Ia menjelaskan, salah satu faktor yang menyebabkan target PAD belum tercapai sepenuhnya adalah rendahnya tingkat kepatuhan wajib pajak, khususnya pada sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Dari jumlah Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang diterbitkan setiap tahun, masih banyak yang belum dibayarkan.
“Kalau dari 10 PBB yang terbit hanya lima yang dibayar, berarti masih ada potensi yang besar untuk ditingkatkan,” jelasnya.
Selain PBB, sektor pajak barang dan jasa tertentu juga menjadi perhatian. Di antaranya pajak makan dan minum, perhotelan, serta pajak tenaga listrik. Pertumbuhan usaha kuliner dan meningkatnya aktivitas perhotelan di Samarinda dinilai perlu diimbangi dengan kepatuhan pajak agar berdampak signifikan terhadap peningkatan PAD.
Cahya menambahkan, capaian PAD 2025 menunjukkan tren positif dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, PAD Kota Samarinda masih berada di kisaran Rp973 miliar, sementara pada 2025 berhasil menembus angka Rp1 triliun.
“Tahun 2025 kemarin PAD sudah pecah Rp1 triliun, sebelumnya masih di 900-an. Ini menunjukkan potensi Samarinda sebenarnya besar,” katanya.
Ke depan, Bapenda Kota Samarinda menilai capaian PAD 2025 dapat menjadi modal penting untuk memperbaiki pengelolaan pendapatan daerah. Dengan peningkatan kepatuhan wajib pajak serta penguatan pengawasan, Pemkot Samarinda optimistis potensi PAD dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan. (sal/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



