Nasional

Menko Airlangga Sebut Harga BBM Bisa Naik Gegara Perang Israel-AS Vs Iran

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: BPMI Setpres)

Editorialkaltim.com — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperingatkan potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri akibat konflik yang semakin memanas antara Israel-Amerika Serikat (AS) melawan Iran. Situasi geopolitik ini membuat pasar energi global makin tegang, termasuk dampaknya terhadap harga minyak dunia.

Airlangga menyampaikan bahwa gejolak di kawasan Timur Tengah khususnya setelah serangan gabungan AS dan Israel ke Iran yang memicu penutupan Selat Hormuz berimbas langsung pada pasokan minyak global. Akibatnya, harga minyak mentah dunia sudah menembus level sekitar US$ 80 per barel.

Baca  Modal Asing Rp1,01 Triliun Masuk Pasar Keuangan RI pada Februari 2024

Melihat kondisi tersebut, Airlangga tidak menampik bahwa harga BBM di Indonesia berpotensi naik jika konflik berkepanjangan. Ia justru membandingkan dengan pengalaman

kenaikan harga saat perang Rusia-Ukraina beberapa waktu lalu.

“Otomatis akan naik, sama seperti saat perang Ukraina kan naik,” ujar Airlangga di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026) seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Baca  10 Suku Pencetak Sarjana Terbanyak di Indonesia, Nomor 1 Bukan Jawa

Airlangga juga menjelaskan bahwa beberapa negara penghasil minyak seperti Amerika Serikat dan anggota Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) tengah meningkatkan kapasitas produksi untuk meredam lonjakan harga. Namun, langkah tersebut belum tentu cukup menahan dampak dari terganggunya aliran minyak melalui rute penting seperti Selat Hormuz.

Meski demikian, ia menegaskan pemerintah Indonesia akan terus memantau durasi konflik sebelum mengambil keputusan lebih lanjut terkait kebijakan harga BBM.

Sebagaimana diketahui, ketegangan meningkat setelah Iran menutup Selat Hormuz jalur strategis yang menjadi rute keluar masuk sekitar 20% pasokan minyak dunia menyusul eskalasi konflik dengan AS dan Israel. Langkah ini telah membuat banyak pemilik kapal tanker dan perusahaan energi menangguhkan pengiriman minyak mentah dan bahan bakar, memperparah kekhawatiran pasar energi global.(ndi)

Baca  Kedeputian Wilayah VIII BPJS Kesehatan Gandeng Media Sinergikan Informasi JKN Kepada Masyarakat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button