IKN

Menhut Tinjau RHL IKN, Rehabilitasi Hutan Sudah Capai 1.805 Hektare

Kunjungan Kemenhut ke OIKN (Foto: Doc OIKN)

Editorialkaltim.com – Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni meninjau program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Dalam kunjungan kerja tersebut, rehabilitasi hutan di kawasan IKN dilaporkan telah mencapai 1.805 hektare.

Kunjungan yang berlangsung pada Sabtu (28/2/2026) itu juga dirangkaikan dengan penanaman pohon di kawasan RHL dan Plaza Bhinneka Tunggal Ika, serta penyerahan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial kepada empat Kelompok Tani Hutan (KTH) di Kalimantan Timur.

Dalam kegiatan tersebut, Raja Juli Antoni didampingi Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono dan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud. Ketiganya meninjau langsung perkembangan kawasan rehabilitasi yang sebelumnya didominasi hutan tanaman industri monokultur eukaliptus.

Baca  200 Mahasiswa UINSI Terjun ke IKN, Jembatani Teori dan Praktik Pembangunan Nasional

Kawasan tersebut kini direhabilitasi dengan penanaman berbagai jenis tanaman multi purpose tree species (MPTS), tanaman endemik Kalimantan seperti meranti, gaharu, kapur, medang, nyamplung, dan nyatoh, serta tanaman cepat tumbuh untuk mempercepat pemulihan ekosistem.

Menurut Raja, hasil rehabilitasi mulai terlihat dalam dua tahun terakhir. Vegetasi di kawasan tersebut tumbuh signifikan dan keanekaragaman hayati mulai meningkat, termasuk kembalinya sejumlah satwa ke area rehabilitasi.

“Hutan sebagai sumber daya alam dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat. Tentu Kementerian Kehutanan akan terus memberikan dukungan penuh terhadap IKN, terutama dalam aspek penghijauan. Tadi kita baru saja melihat lokasi RHL dua tahun yang lalu, tetapi sekarang sudah tinggi pohonnya untuk menggantikan tanaman monokultur. Dilaporkan juga sudah ada burung karena vegetasinya mulai variatif untuk mendukung nantinya IKN menjadi kota hutan (forest city),” ujar Raja.

Baca  Ambisi Besar Mahulu Jadi Penyangga IKN, Siap Jadi Lumbung Pangan Baru!

Selain aspek ekologis, pemerintah juga menekankan penguatan dimensi sosial melalui program perhutanan sosial. Dalam kesempatan itu, Kementerian Kehutanan menyerahkan SK Perhutanan Sosial kepada empat Kelompok Tani Hutan sebagai bentuk pemberian akses legal pengelolaan hutan kepada masyarakat.

Program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat di sekitar kawasan hutan memperoleh manfaat ekonomi dari pengelolaan hutan secara berkelanjutan.

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menegaskan pembangunan IKN harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Baca  Kendaraan Ramah Lingkungan Bakal Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 di IKN Nusantara

“Kunjungan Bapak Menteri ini bukan hanya sebagai komitmen tetapi adalah menjaga keseimbangan antara pembangunan Ibu Kota Nusantara ini dan menjaga kelestarian lingkungan,” ucapnya.

Rangkaian kunjungan kerja kemudian ditutup dengan pelaksanaan salat tarawih berjamaah di Masjid Negara IKN bersama masyarakat sekitar.

Pemerintah menegaskan pembangunan IKN tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat fungsi ekologis, pemberdayaan masyarakat, serta menciptakan harmoni pembangunan berkelanjutan di ibu kota baru.(tin/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button