KaltimKukar

Listrik Kerap Padam dan BBM Mengantre, DPRD Kukar Siapkan Rapat Bersama

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani (Foto: Editorialkaltim/doc)

Editorialkaltim.com – DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) berencana mempertemukan PLN dan pihak yang menangani pasokan bahan bakar minyak (BBM). Pertemuan itu akan membahas pemadaman listrik berulang serta antrean BBM yang dikeluhkan masyarakat.

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani menilai kedua persoalan tersebut harus segera ditangani karena berkaitan dengan kebutuhan warga. Ia meminta koordinasi lintas pihak diperkuat agar penyelesaiannya bisa dipercepat.

“Penyelesaiannya juga bersama-sama,” ujar Yani, Kamis (22/10/2026).

Ahmad Yani menjelaskan, pemadaman listrik di sejumlah wilayah Kukar telah mengganggu aktivitas masyarakat. Keluhan warga juga mencakup kerusakan perangkat elektronik akibat listrik yang berulang kali mati dan menyala.

Baca  Ahli Waris Kembali Tempuh Jalur Hukum Sengketa Lahan Puskesmas Sidomulyo Samarinda

Ia meminta pihak terkait menelusuri penyebab gangguan tersebut. Penelusuran diperlukan untuk mengetahui persoalan yang membuat pasokan listrik belum stabil sekaligus menentukan langkah penanganannya.

Selain listrik, Ahmad Yani menyoroti antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM. Kondisi itu memunculkan pertanyaan mengenai kecukupan pasokan dan kelancaran distribusi kepada masyarakat.

Menurutnya, persoalan tersebut perlu dibahas langsung bersama pihak yang bertanggung jawab atas pasokan BBM. DPRD Kukar ingin memperoleh penjelasan mengenai kondisi di lapangan serta mencari jalan keluar atas antrean yang terjadi.

Baca  Junaidi Tekankan Pentingnya Sinergi Legislatif dan Eksekutif untuk Dukung Program Posyandu di Kukar

Ahmad Yani membuka kemungkinan pembahasan listrik dan BBM dilakukan dalam satu rapat. Dengan mempertemukan pihak-pihak terkait, ia berharap koordinasi penanganan kedua persoalan bisa berjalan lebih efektif.

“Kalau perlu, PLN kita gabungkan dengan pihak BBM,” katanya.

Ia menegaskan, masyarakat membutuhkan kepastian mengenai ketersediaan BBM dan kestabilan aliran listrik. Karena itu, komitmen pihak terkait dalam memenuhi kedua kebutuhan tersebut akan menjadi perhatian DPRD Kukar.

Baca  TPPS Kutim Gelar Cap Jempol Stop Stunting di Desa Sepaso Timur

Ahmad Yani juga mempertanyakan upaya menjaga pasokan listrik agar gangguan tidak terus berulang. Hal serupa berlaku untuk pemenuhan kebutuhan BBM yang masih diwarnai antrean.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button