
Editorialkaltim.com – Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) menggelar buka puasa bersama dan salat tarawih di Hall GOR Segiri, Samarinda, Senin (16/3/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelantikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) KKSS Provinsi Kalimantan Timur dan LBH KKSS Kota Samarinda, serta pemberian santunan kepada 200 anak yatim piatu.
Acara itu turut dihadiri Wali Kota Samarinda Andi Harun, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pengurus dan keluarga besar KKSS di Kota Samarinda. Suasana kebersamaan terlihat dalam kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan KKSS di Kalimantan Timur.
Ketua BPD KKSS Kota Samarinda, Muslimin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan penutup dari rangkaian Safari Ramadan BPW KKSS Provinsi Kaltim bersama BPD KKSS Kota Samarinda yang telah dilaksanakan hampir selama satu bulan.
“Hampir satu bulan kita mengikuti perjalanan Safari Ramadan dan pada hari ini merupakan safari yang terakhir yang dilaksanakan oleh BPD KKSS Kota Samarinda,” ujarnya.
Ia menyebut keberadaan KKSS di Kalimantan Timur, khususnya di Kota Samarinda, merupakan bagian besar dari masyarakat yang turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan di Provinsi Kaltim termasuk Kota Samarinda merupakan bagian terbesar dari masyarakat Kota Samarinda. Ini menjadi catatan penting bagi kita untuk terus membangun silaturahmi dan kebersamaan dengan pemerintah Kota Samarinda,” katanya.
Muslimin menilai peran warga KKSS dalam pembangunan Kota Samarinda tidak bisa dipungkiri, baik di sektor legislatif maupun eksekutif. Karena itu, pihaknya berharap warga KKSS dapat terus berkontribusi dan mendukung pemerintah daerah.
“Kita berharap warga KKSS menjadi bagian penting dalam proses pembangunan dan dapat terus mendukung kepemimpinan Wali Kota Samarinda dalam membangun kota ini,” tuturnya.
Ia menambahkan, selama dua tahun terakhir KKSS Kota Samarinda berupaya menghadirkan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Namun demikian, masih ada sejumlah tanggung jawab yang harus diselesaikan, salah satunya terkait persoalan sertifikat lahan warga KKSS yang telah berlangsung puluhan tahun.
“Saat ini kami diberikan tanggung jawab untuk menyelesaikan masalah besar, yaitu sertifikat lahan warga KKSS yang sudah sekitar 40 tahun belum tuntas. Bersama LBH KKSS Kota Samarinda dan LBH KKSS Provinsi Kalimantan Timur, kami akan berusaha menjembatani agar hak masyarakat bisa diberikan kepada yang berhak menerimanya,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua BPW KKSS Kaltim, Alimuddin Latif, mengatakan kegiatan di GOR Segiri tersebut menjadi penutup rangkaian Safari Ramadan KKSS di berbagai daerah di Kalimantan Timur. Ia juga mengapresiasi kerja sama pengurus KKSS Samarinda yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua KKSS Samarinda yang telah melaksanakan Safari Ramadan ini dengan baik. Mudah-mudahan keluarga besar KKSS Kaltim dan Samarinda dapat terus memelihara keakraban dan kebersamaan,” pungkasnya. (adr/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



