KaltimSamarinda

Ketua DPRD Kaltim Harap Dirut Baru Bankaltimtara Libatkan DPRD dalam RUPS

Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com — Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, berharap direktur utama (dirut) baru Bankaltimtara nantinya dapat melibatkan DPRD dalam forum strategis perusahaan, khususnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Ia menilai, keterlibatan DPRD penting sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan penganggaran, mengingat lembaga legislatif memiliki peran dalam menyetujui penyertaan modal daerah kepada bank milik daerah tersebut.

“Ke depan ini akan ada direktur baru yang dilantik. Harapan saya DPR, baik pimpinan maupun komisi—biasanya Komisi II atau bahkan Bapemperda—bisa diundang untuk hadir,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Baca  DPRD Mediasi Sengketa Akses Jalan, Camat Samarinda Utara Tunggu Keputusan Ahli Waris

Menurut Hasanuddin, meskipun selama ini DPRD tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan internal Bankaltimtara karena kewenangan berada pada pemegang saham, namun komunikasi tetap diperlukan agar kebijakan yang diambil sejalan dengan kepentingan daerah.

“Karena kamilah yang memberikan persetujuan besaran modal daerah yang harus diberikan. Kalau penambahan modal tentu harus melalui persetujuan DPR dalam rapat paripurna,” tegasnya.

Baca  DPRD Kaltim Apresiasi Pelaksanaan Upacara HUT RI ke-80 di GOR Kadrie Oening Samarinda

Ia menyebut, kehadiran DPRD dalam forum RUPS setidaknya dapat menjadi ruang untuk menyampaikan masukan dan pertimbangan terhadap arah kebijakan perusahaan ke depan.

“Bagusnya direktur yang baru ini, setiap RUPS DPR diundang. Paling tidak mungkin ada pendapat dan masukan,” katanya.

Selain itu, Hasanuddin juga menyinggung kondisi internal Bankaltimtara yang saat ini masih terdapat sejumlah posisi strategis yang belum terisi definitif.

Ia mengungkapkan, pergantian direksi sebenarnya telah berlangsung cukup lama, namun prosesnya baru terlihat saat ini. Sejumlah jabatan seperti direktur kredit, direktur operasional, hingga komisaris masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Baca  850 Ribu Ton Sampah di Kaltim, 19 Persennya Plastik

“Sudah lama sebenarnya, hanya prosesnya baru sekarang. Ada beberapa posisi yang masih kosong, seperti direktur kredit dan operasional, termasuk komisaris yang masih Plt,” pungkasnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button