
Editorialkaltim.com – Pemanfaatan aset Pemerintah Kota Samarinda melalui kerja sama pengelolaan kos syariah putri oleh Varia Niaga Samarinda mulai menunjukkan hasil positif. Dari total 50 kamar yang tersedia, tingkat hunian kini telah melampaui 60 persen meski operasional dimulai di luar musim penerimaan mahasiswa baru.
Direktur Utama Varia Niaga Samarinda, Syamsuddin Hamade, mengatakan pengelolaan kos syariah tersebut mulai disimulasikan sejak akhir Oktober 2025. Pada tahap awal, tantangan muncul karena sebagian besar mahasiswa telah memiliki tempat tinggal tetap.
“Dari 50 kamar, sekarang sudah terisi lebih dari 30 kamar. Alhamdulillah hari ini okupansinya sudah di atas 60 persen, padahal kita mulai bukan di sesi orang masuk kuliah,” ujar Syamsuddin, Kamis (5/2/2026).
Menurutnya, meski mulai beroperasi di luar momentum penerimaan mahasiswa baru, minat penghuni terus meningkat seiring fasilitas yang lengkap dan sistem pengelolaan yang tertib. Ia menegaskan kos syariah ini diperuntukkan bagi putri tanpa membatasi latar belakang agama.
“Kos syariah itu bukan berarti hanya untuk muslimah. Non-muslim juga boleh, tapi memang sistem yang dibangun adalah sistem syariah, termasuk jam malam dan pengawasan,” jelasnya.
Kos syariah tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang, seperti AC, kamar mandi dalam, dapur umum di setiap lantai dengan gas gratis, mushola, working space, hingga ruang berkumpul. Dari sisi keamanan, seluruh petugas internal yang bertugas merupakan perempuan.
Untuk harga sewa, Varia Niaga menetapkan tarif mulai Rp2 juta hingga Rp2,3 juta per bulan, menyesuaikan tipe kamar dan fasilitas yang tersedia.
Dari sisi kontribusi terhadap daerah, kerja sama pemanfaatan aset ini juga telah menetapkan skema bagi hasil yang jelas. Pemerintah Kota Samarinda memperoleh 60 persen dari hasil bersih pengelolaan kos, sementara 40 persen menjadi porsi Varia Niaga.
“Dari hasil bersih itu 60 persen langsung ke pemerintah kota. Dari 40 persen Varia Niaga, laba bersihnya juga wajib disetorkan lagi ke PAD,” tegasnya.
Dengan skema tersebut, pengelolaan kos syariah ini diharapkan menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang berkelanjutan bagi Samarinda. Varia Niaga pun menargetkan tingkat hunian terus meningkat hingga penuh seiring bertambahnya jumlah mahasiswa dan kebutuhan hunian putri yang aman, nyaman, dan terkelola dengan baik. (sal/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



