Iran Mau Mundur dari Piala Dunia, Peluang Indonesia Muncul Meski Tipis

Editorialkaltim.com – Isu mengejutkan datang dari sepak bola internasional. Iran dikabarkan berpotensi mundur dari Piala Dunia 2026, sebuah situasi yang bisa membuka peluang bagi negara lain, termasuk Timnas Indonesia, meski kemungkinannya masih sangat tipis.
Spekulasi itu muncul setelah Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menyatakan negaranya tidak dapat berpartisipasi di Piala Dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
“Mengingat situasi yang terjadi, dalam keadaan apa pun kami tidak bisa berpartisipasi di Piala Dunia,” ujar Donyamali dalam pernyataannya kepada televisi pemerintah Iran.
Pernyataan tersebut muncul di tengah memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Kondisi keamanan serta situasi politik disebut menjadi alasan utama kemungkinan absennya tim berjuluk Team Melli itu dari turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Padahal sebelumnya Iran sudah memastikan diri tampil di Piala Dunia 2026 setelah lolos dari kualifikasi zona Asia.
Dalam undian yang digelar Desember 2025, Iran ditempatkan di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Turnamen sendiri dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Jika Iran benar-benar mundur, FIFA harus menentukan langkah terkait slot yang kosong tersebut.
Regulasi turnamen memberi kewenangan penuh kepada FIFA untuk menunjuk tim pengganti jika ada peserta yang mengundurkan diri. Bahkan secara aturan, pengganti tidak harus berasal dari konfederasi yang sama.
Sejumlah negara Asia disebut berada di barisan terdepan sebagai kandidat pengganti Iran.
Dua di antaranya adalah Irak dan Uni Emirat Arab (UEA) yang memiliki posisi terbaik di antara tim Asia yang belum lolos ke putaran final.
Namun situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah membuat proses tersebut tidak sederhana. Konflik yang sedang berlangsung menyebabkan pembatasan perjalanan dan penutupan wilayah udara di beberapa negara, termasuk Irak.
Di tengah berbagai kemungkinan tersebut, peluang kecil bagi Timnas Indonesia ikut muncul.
Skuad Garuda menjadi satu-satunya negara non-Asia Barat yang berhasil mencapai fase keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Posisi ini membuat Indonesia tetap masuk dalam radar, terutama jika situasi di Timur Tengah semakin mempersulit tim-tim dari kawasan tersebut.
Meski begitu, peluang Indonesia tetap tergolong sangat kecil karena FIFA biasanya mempertimbangkan posisi ranking, jalur kualifikasi, serta kepentingan konfederasi.
Hingga kini FIFA belum memberikan keputusan resmi terkait kemungkinan mundurnya Iran dari Piala Dunia 2026.
Jika Iran benar-benar menarik diri, satu tiket tersisa di turnamen tersebut dipastikan akan menjadi rebutan banyak negara. Bagi Indonesia, peluang itu mungkin kecil, namun tetap ada.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



