KaltimSamarinda

IPPRISIA Dukung Sekolah Rakyat 57 Samarinda lewat Program SAPA

Ikatan Penata Persona Indonesia (IPPRISIA) Kalimantan Timur mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 57 Samarinda (Foto: IPPRISIA)

Editorialkaltim.com – Ikatan Penata Persona Indonesia (IPPRISIA) Kalimantan Timur mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 57 Samarinda, Rabu (4/2/2026). Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan inklusif dan berkelanjutan di Kota Samarinda.

Kegiatan berlangsung di aula sekolah yang berlokasi di Jalan Untung Suropati No. 43, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang. Saat ini, SRT 57 Samarinda memanfaatkan area Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda sebagai lokasi operasional.

Sekolah Rakyat merupakan program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan. Seluruh pembiayaan ditanggung pemerintah, mulai dari pendidikan, asrama, konsumsi, hingga sarana belajar seperti seragam, perlengkapan sekolah, dan laptop. Peserta didik berasal dari keluarga desil 1 dan desil 2 yang masuk kategori miskin dan miskin ekstrem.

Baca  Pentingnya Pembangunan Berbasis Lingkungan untuk Keberlanjutan di Kaltim

Ketua IPPRISIA Kalimantan Timur, Marliana Wahyuningrum, mengatakan IPPRISIA menghadirkan Program SAPA (Sahabat Aksi Peduli Anak) untuk memperkuat proses pendidikan di Sekolah Rakyat.

“Program ini bersifat pendampingan, tidak menggantikan peran guru, melalui bimbingan belajar, pendampingan tugas sekolah, serta penguatan karakter dan motivasi anak dengan pendekatan ramah anak,” kata Marliana.

Dalam kunjungan tersebut, IPPRISIA juga menghadirkan Master Trainer IPPRISIA, Endro S. Efendi, yang menawarkan pendampingan mental dan penguatan kesadaran diri bagi guru, wali asuh, penjaga sekolah, hingga murid. Pendampingan difokuskan pada kesiapan mental pendidik, penguatan resiliensi, dan kesadaran penuh dalam mendidik, dengan metode pembelajaran, pelatihan, serta permainan edukatif.

Baca  Panahan Kaltim Diakui sebagai Contoh Sukses Pembinaan Atlet, Cabor Paling Progresif

Selain itu, IPPRISIA Kalimantan Timur menyiapkan program pendampingan kewirausahaan sebagai bekal masa depan bagi siswa dan guru. Pendampingan ini bertujuan menumbuhkan jiwa usaha, kemandirian, serta keterampilan dasar berwirausaha yang aplikatif. Pendamping UMKM IPPRISIA Kalimantan Timur, Taufiq, menyatakan kesiapan memberikan dukungan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Bidang Perlindungan Anak DP2PA Kota Samarinda Sahidin, serta Kepala UPTD PPA Kota Samarinda Violeta. Hadir pula perwakilan Unit PPA Polresta Samarinda, Okky, yang menyatakan kesiapan berkolaborasi dalam mendukung perlindungan anak dan lingkungan pendidikan yang aman.

Kepala SRT 57 Samarinda, Pahrijal, menyambut baik kunjungan dan program yang ditawarkan. Ia menyebut pihak sekolah akan menindaklanjuti inisiatif tersebut melalui kerja sama berkelanjutan, khususnya dalam penguatan kapasitas pendidik, pendampingan murid, serta pembentukan karakter dan kemandirian anak.

Baca  Polres Bontang Gerebek Praktik Penangkapan Ikan Ilegal di Bontang Kuala

SRT 57 Samarinda mulai beroperasi pada September 2025 dan diresmikan sebagai bagian dari 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia pada Januari 2026. Dengan konsep sekolah berasrama gratis yang didukung tujuh gedung, fasilitas laboratorium, serta pembelajaran berbasis teknologi, sekolah ini diharapkan mampu memberikan pendidikan berkualitas sekaligus memutus mata rantai kemiskinan. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button