ICW Sebut Rekrutmen MBG Tak Transparan, Banyak Lewat Jalur Kedekatan

Editorialkaltim.com – Selain persoalan afiliasi politik, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga disorot dari sisi tata kelola rekrutmen. Sejumlah temuan menunjukkan adanya dugaan titipan pejabat dan praktik rekrutmen berbasis kedekatan kekuasaan.
Hal itu diungkap dalam diskusi publik peringatan satu tahun MBG yang digelar di Jakarta, Kamis (8/1/2026) dipantau dari siaran Youtube ICW. Peneliti ICW, Eva, memaparkan hasil pemantauan lapangan di sejumlah daerah yang menemukan praktik rekrutmen tidak transparan.
Pemantauan dilakukan di wilayah Jabodetabek, DI Yogyakarta, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Bali. Dari hasil tersebut, ICW menemukan dapur SPPG yang dikelola keluarga pejabat daerah, yayasan yang dipimpin mantan anggota DPRD, hingga perekrutan relawan melalui jalur rekomendasi politik.
Menurut Eva, pola rekrutmen semacam ini membuka ruang konflik kepentingan yang luas. Relawan dan pekerja di dapur MBG tidak sepenuhnya dipilih berdasarkan kompetensi, melainkan karena hubungan personal dan kedekatan dengan elite lokal.
Tak berhenti di situ, ICW juga menemukan indikasi tekanan terhadap pihak-pihak yang menyampaikan kritik. Orang tua murid, guru, hingga relawan disebut mengalami intimidasi saat mempertanyakan kualitas makanan maupun tata kelola program.
Masalah lain yang ikut mencuat adalah pengadaan bahan pangan. Eva menyebut banyak pemasok merupakan bagian dari yayasan itu sendiri.
“Banyak pemasok bahan pangan merupakan bagian dari yayasan itu sendiri, dan nota pembelian tidak sesuai dengan harga pasar,” kata Eva.
Praktik tersebut dinilai berisiko menurunkan kualitas makanan sekaligus membuka celah penyimpangan anggaran. Dalam konteks rekrutmen, kondisi ini memperkuat dugaan bahwa MBG dikelola sebagai jaringan kepentingan, bukan layanan publik.
Atas temuan tersebut, ICW meminta pemerintah menghentikan sementara pelaksanaan MBG dan melakukan evaluasi total, termasuk memperbaiki sistem rekrutmen agar transparan, profesional, dan bebas dari titipan pejabat maupun relasi politik.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



