HP Nggak Bisa Dilepas, Warga Indonesia Rajanya Scroll di Asia Tenggara

Editorialkaltim.com – Waktu yang dihabiskan masyarakat dunia di depan layar ponsel terus membengkak. Sepanjang 2025, total durasi penggunaan HP global mencapai 5,3 triliun jam, mencerminkan ketergantungan yang kian dalam terhadap perangkat mobile.
Laporan firma riset pasar Sensor Tower mencatat, angka tersebut tumbuh 3,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Secara rata-rata, masyarakat dunia menghabiskan waktu 3,6 jam per hari untuk scrolling layar HP, dikutip dari CNBC Rabu (28/1/2026).
Di tengah tren global itu, Indonesia muncul sebagai salah satu negara dengan durasi penggunaan HP tertinggi di dunia. Sepanjang 2025, total waktu yang dihabiskan warga Indonesia untuk menjajal berbagai aplikasi di ponsel mencapai 414 miliar jam, menempatkan Indonesia di jajaran tiga besar dunia.
Posisi teratas ditempati India. Negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia itu mencatat durasi penggunaan HP hingga 1,2 triliun jam sepanjang 2025, menjadikannya negara paling lama menatap layar ponsel.
Amerika Serikat harus puas berada di bawah Indonesia. Sepanjang tahun lalu, warga AS menghabiskan sekitar 385 miliar jam di depan layar HP, sekaligus menempatkannya di posisi ketiga global.
Di kawasan Asia Tenggara, dominasi Indonesia terlihat cukup mencolok. Filipina dan Vietnam masing-masing berada di peringkat ke-8 dan ke-11 dunia, disusul Thailand di urutan ke-15. Sementara Malaysia, Singapura, Myanmar, Brunei Darussalam, dan Laos belum mampu menembus daftar 20 besar.
China yang dikenal sebagai salah satu pusat pengembang aplikasi mobile dunia justru tidak masuk kelompok teratas. Sepanjang 2025, total durasi penggunaan HP di China tercatat 148 miliar jam dan menempatkannya di posisi ke-9 global.
Sensor Tower juga mencatat, pola penggunaan HP di Indonesia didominasi oleh media sosial. TikTok menjadi aplikasi yang paling banyak diakses masyarakat Indonesia sepanjang 2025.
Selain media sosial, aplikasi short drama juga menunjukkan lonjakan signifikan. Aplikasi Melolo mencatat pertumbuhan unduhan hingga 329% sepanjang tahun lalu, menandai meningkatnya minat masyarakat terhadap konten hiburan berdurasi pendek.
Tak hanya itu, kategori aplikasi lain seperti utilitas, multimedia, perbankan dan dompet digital, pinjaman online, layanan streaming OTT, aplikasi pesan singkat, telekomunikasi, hingga e-commerce juga menjadi bagian dari rutinitas digital harian masyarakat Indonesia.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



