Gen Z Paling Puas Program MBG, Warga Jakarta Banyak yang Mengeluh

Editorialkaltim.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendapatkan respons beragam dari masyarakat. Meski secara umum tingkat kepuasan tergolong tinggi, hasil survei menunjukkan adanya perbedaan sikap berdasarkan kelompok usia dan wilayah tempat tinggal.
Hasil survei Indikator Politik Indonesia mencatat sebanyak 72,8 persen responden mengaku puas terhadap pelaksanaan program MBG. Survei tersebut dilakukan pada periode 15–21 Januari 2026 dengan jumlah responden sebanyak 1.220 orang.
Metode pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan margin of error sekitar 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Wawancara dilakukan secara langsung tatap muka, disertai pengawasan kualitas data secara acak terhadap 20 persen sampel.
Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan survei kali ini tidak lagi menanyakan tingkat pengetahuan publik tentang MBG karena hampir seluruh responden sudah mengetahui program tersebut.
“Nah, sekarang kita tidak tanya seberapa mereka tahu MBG, karena berdasarkan survei kami bulan Oktober yang tahu sudah 94%. Jadi kemungkinan meningkat lagi orang yang tahu program MBG ini, jadi hampir 100% orang sudah tahu MBG gitu ya. Jadi sekarang kita tanya saja kepuasannya, ya. Mereka puas atau tidak puas. Kalau Anda tanya saya, saya tidak puas sama MBG,” kata peneliti utama dari Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, dalam konferensi secara daring, Minggu (8/2/2026).
Menurut Burhanuddin, meski mayoritas responden puas, masih terdapat sekitar seperempat responden yang menyatakan ketidakpuasan terhadap program MBG. Angka kepuasan tersebut dinilai masih berpotensi berubah.
“Jadi yang tidak puas per Januari 2026 itu kurang lebih seperempat. Nah, kalau yang puas total 72,8%. Nah, yang cukup puas ini sangat mungkin berubah sesuai dengan kondisi tergantung kemampuan BGN ya, untuk memperbaiki baik kualitas terutama, maupun isu-isu negatif yang selama ini muncul, misalnya isu keracunan. Tapi per hari ini 72,8% puas ya,” kata Burhanuddin.
Ia mengungkapkan kelompok usia muda, khususnya Gen Z, menjadi kelompok paling puas terhadap program MBG dengan tingkat kepuasan mencapai lebih dari 80 persen. Dari sisi pendidikan, responden berpendidikan tinggi juga cenderung puas meski tidak setinggi kelompok berpendidikan rendah.
“Nah, kalau kita lihat siapa yang puas? Gen Z. Gen Z 80,7% puas. Kemudian dari sisi pendidikan, itu yang kuliahan pun puas 62% meskipun tidak sepuas mereka warga yang berpendidikan rendah, SD,” kata Burhanuddin.
Sementara itu, berdasarkan wilayah, warga yang tinggal di perkotaan khususnya Jakarta menunjukkan tingkat kepuasan paling rendah dibanding daerah lain.
“Kemudian dari sisi desa-kota, yang puas ada indikasi sedikit lebih tinggi dari kelompok warga yang tinggal di desa. Terutama yang kemudian dari sisi wilayah semuanya puas, kecuali Jakarta, tingkat kepuasannya itu sedikit di atas 50%. Jadi tepatnya 52% warga Jakarta yang puas. Jadi itu ya, warga Jakarta paling banyak proporsi warga yang tidak puas terhadap program MBG,” imbuhnya.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



