DPRD Soroti Monopoli Jasa Pandu PT. Pelindo di Teluk Balikpapan
Editorialkaltim.com – Rapat pendapat yang digelar Ketua DPRD Kota Balikpapan, H. Alwi Al Qadri,Kamis (2/12/2025), menghasilkan sorotan tajam terhadap praktik monopoli jasa pandu oleh PT. Pelindo di Teluk Balikpapan. Rapat yang melibatkan PT. Pelindo, PT. Bayan, KSOP, dan berbagai Organisasi Perangkat Daerah ini bertujuan untuk membahas pengawasan perkapalan di perairan tersebut.
Dalam sesi tersebut, H. Alwi Al Qadri menegaskan pentingnya membuka peluang bagi perusahaan lokal untuk terlibat dalam jasa pandu, guna meningkatkan pemberdayaan ekonomi daerah serta memastikan transparansi dan persaingan yang sehat.
“Adanya dominasi satu perusahaan dalam layanan jasa pandu menimbulkan kekhawatiran tentang efisiensi dan keselamatan,” ucap Alwi.
Ketua Komisi III, H. Yusri, juga menambahkan bahwa kerja sama antara KSOP dan kapal-kapal pandu lokal harus ditingkatkan untuk menghindari konflik sosial dan memperkuat ekonomi lokal.
“Sinergi ini esensial untuk memastikan bahwa semua pihak mendapatkan manfaat yang setara dari kegiatan ekonomi di wilayah ini,” jelas Yusri.
PT. Bayan Grup, yang turut serta dalam rapat, menyatakan kesiapan mereka untuk menggandeng perusahaan-perusahaan lokal dalam penyediaan jasa kapal tandu.
“Kami terbuka untuk kolaborasi yang dapat memperkuat kapasitas lokal dan membawa standar layanan yang lebih tinggi di Teluk Balikpapan,” tutur perwakilan dari PT. Bayan.
Rapat ini diharapkan dapat menjadi titik balik dalam pengelolaan perkapalan di Teluk Balikpapan, dengan harapan ke depannya lebih banyak perusahaan lokal yang dapat terlibat dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi serta keamanan pelayaran di kawasan ini.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.