DPRD Kukar Terima Audiensi Puluhan PPPK Sektor Tenaga Kesehatan

Editorialkaltim.com – Gelombang keresahan kembali muncul dari sektor kesehatan di Kutai Kartanegara. Puluhan tenaga kesehatan berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu mendatangi DPRD Kukar untuk menyampaikan aspirasi atas penurunan drastis penghasilan mereka.
Pertemuan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kukar pada Senin (24/11/2025) . Dalam audiensi tersebut, para nakes mengungkapkan bahwa setelah beralih status menjadi PPPK paruh waktu, penghasilan mereka turun signifikan dari sekitar Rp3,5 juta menjadi hanya Rp1,3 juta per bulan.
Ahmad Yani menyatakan keprihatinannya terhadap situasi tersebut. Menurutnya, sistem baru justru menciptakan ketidakadilan bagi pekerja yang berada di garda terdepan pelayanan publik. “Kita tidak bisa diam jika mereka yang menjaga nyawa masyarakat justru diperlakukan tidak adil. Ini bukan soal gaji semata, tapi juga tentang penghargaan terhadap peran mereka,” tegasnya.
DPRD Kukar pun berkomitmen untuk segera memanggil Dinas Kesehatan, manajemen BLUD rumah sakit, dan puskesmas guna membahas skema pendapatan yang lebih adil bagi tenaga kesehatan. Ahmad Yani menekankan bahwa kualitas pelayanan kesehatan di Kukar sangat tergantung pada kesejahteraan para nakes yang selama ini menjadi ujung tombak di lapangan.
Dalam kesempatan yang sama, sejumlah nakes menyampaikan ancaman mogok kerja jika tidak ada solusi konkret dalam waktu dekat. Mereka merasa dilemahkan secara ekonomi padahal beban kerja tetap sama, bahkan meningkat di beberapa fasilitas kesehatan.
Ahmad Yani turut menyuarakan harapannya agar DPR RI segera menyelesaikan pembahasan regulasi baru yang menghapus status PPPK paruh waktu. “Kita berharap revisi aturan ini bisa membawa angin segar, terutama bagi tenaga kesehatan yang selama ini berjuang tanpa kejelasan status dan hak,” ujarnya.
Dengan adanya desakan ini, DPRD Kukar berharap pemerintah pusat dan daerah dapat bersinergi merumuskan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan tenaga kesehatan, demi menjaga mutu layanan publik yang berkelanjutan. (Roro/adv)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



