KaltimSamarinda

DPRD Kaltim Soroti Crossing Jalan Tambang, Risiko Kecelakaan dan Kerusakan Infrastruktur Meningkat

Anggota DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Aktivitas kendaraan tambang yang melintasi jalan umum di sejumlah wilayah Kalimantan Timur kembali jadi sorotan. DPRD Kaltim menilai praktik crossing jalan provinsi masih marak dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat sekaligus mempercepat kerusakan infrastruktur.

Anggota DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi mengungkapkan pihaknya telah melakukan pemantauan langsung di beberapa daerah. Hasilnya, penggunaan jalan umum untuk operasional angkutan tambang masih ditemukan di berbagai titik.

“Sudah beberapa kali kami turun ke lapangan di kabupaten kota seperti Kukar Kutim dan lainnya masih ditemukan crossing jalan,” ujarnya, Senin (30/3/2026), di Samarinda.

Baca  Rektor UMKT Minta Mahasiswa Baru Harus Lulus 4 Tahun

Ia menilai kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Selain membahayakan pengguna jalan, aktivitas tersebut mempercepat penurunan kualitas jalan yang seharusnya digunakan masyarakat umum.

Menurut Reza, DPRD Kaltim akan segera memanggil instansi terkait untuk mengurai persoalan tersebut. Langkah ini dilakukan guna memastikan legalitas penggunaan jalan serta memperkuat pengawasan di lapangan.

“Kita akan panggil Dishub dan PUPR untuk memastikan perizinan melintas penggunaan aset daerah dan pengawasan crossing jalan berjalan optimal,” tegasnya.

Baca  Samarinda Masih Minim Penerangan DPRD Desak Perbaikan LPJU

Ia menambahkan, persoalan crossing tidak hanya berkaitan dengan satu kewenangan saja. Status jalan yang dilintasi beragam, mulai dari jalan provinsi hingga jalan nasional, sehingga perlu sinergi lintas instansi.

“Koordinasi antar instansi harus jelas agar pengawasan penggunaan jalan tambang berjalan efektif serta meminimalkan dampak kerusakan dan risiko kecelakaan,” katanya.

Selain itu, keterbatasan anggaran pemeliharaan jalan juga menjadi perhatian. DPRD Kaltim mendorong keterlibatan perusahaan tambang agar ikut bertanggung jawab terhadap kondisi jalan yang mereka gunakan.

Baca  Akses Jalan ke Desa Sesumpu PPU Masih Buruk, Distribusi Hasil Pertanian Terkendala

“Diharapkan perusahaan tambang ikut berkontribusi dalam perbaikan jalan yang digunakan sehingga tidak seluruhnya menjadi beban anggaran daerah,” tutupnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button