KaltimSamarinda

DPRD Kaltim Dorong OPD Maksimalkan UPZ

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Darlis Pattalongi (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – DPRD Kalimantan Timur (Kaltim ) meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltim mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, menegaskan bahwa UPZ seharusnya menjadi instrumen strategis dalam mengoordinasikan pembayaran zakat ASN muslim yang telah memenuhi nisab. Dengan sistem yang terpusat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltim, pengumpulan dana diyakini bisa lebih optimal.

Baca  Raih Penghargaan Nindya, Deni Hakim Usul Anggaran DP2PA Jadi Rp12 Miliar di 2024 

“Dengan adanya UPZ itu seluruh pegawai muslim yang penghasilannya sudah mencapai nisab tertentu membayar zakatnya melalui Baznas, sehingga pengumpulan terkoordinir dengan baik dan penyalurannya juga lebih maksimal,” ujar Darlis, Rabu (18/2/2026).

Menurutnya, mekanisme penghimpunan ZIS melalui UPZ akan membuat distribusi bantuan lebih terarah dan tepat sasaran. Dana yang terkumpul dapat disalurkan untuk program-program pemberdayaan masyarakat maupun bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan.

Darlis juga memastikan pengelolaan dana oleh Baznas Kaltim dilakukan secara profesional dan akuntabel. Ia menyebut lembaga tersebut telah memiliki sistem dan mekanisme yang jelas dalam tata kelola keuangan.

Baca  HIPMI Kaltim Berbagi Kebahagiaan Bersama Jurnalis Samarinda di Hari Raya Idul Fitri

“Pengelolaan oleh Baznas Kaltim sudah memiliki sistem dan mekanisme yang jelas, sehingga masyarakat dan para muzakki tidak perlu ragu terhadap transparansi maupun akuntabilitasnya,” tambahnya.

Meski demikian, ia mengakui tingkat penghimpunan ZIS melalui Baznas saat ini masih belum sebanding dengan potensi yang ada. Padahal, tingkat penghasilan ASN di Kaltim relatif tinggi dan berpeluang besar meningkatkan penerimaan zakat daerah.

Baca  Sidang Kasus Muara Kate: Saksi Bongkar Dugaan Tekanan Penyidikan dan Distorsi Fakta Adat

“Potensinya cukup besar karena penghasilan ASN di Kaltim cukup tinggi,” ungkapnya.

DPRD berharap seluruh OPD dapat lebih proaktif mengaktifkan dan memperkuat UPZ di masing-masing instansi. Dengan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan Baznas, potensi zakat di Kaltim diharapkan dapat tergarap maksimal demi kesejahteraan masyarakat. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button