NasionalOpini

DPP IMM: Stabilitas BBM Bukti Kepemimpinan Tegas Bahlil

Oleh: Muh Idil – Ketua Bidang ESDM DPP IMM

Editorialkaltim.com – Di tengah tekanan global akibat memanasnya dinamika geopolitik antara Iran serta Israel dan Amerika Serikat, banyak negara mulai goyah dalam menjaga stabilitas energi. Gangguan rantai pasok minyak global kini bukan lagi sekadar potensi, melainkan telah menjadi kenyataan di berbagai belahan dunia. Krisis BBM, lonjakan harga, hingga kelangkaan pasokan menjadi gambaran yang dihadapi banyak negara.

Namun, Indonesia menunjukkan kondisi yang berbeda.

Di bawah kendali Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ESDM, Indonesia mampu menjaga stabilitas pasokan BBM secara konsisten. Kondisi ini bukan sekadar faktor keberuntungan, melainkan hasil dari kebijakan yang terukur, respons yang cepat, serta keberanian dalam mengambil langkah strategis di tengah ketidakpastian global.

Baca  Jaga Daya Beli Masyarakat Jelang Lebaran, Pemerintah Tak Naikkan Tarif Listrik

Langkah diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan nasional, hingga mitigasi risiko geopolitik menunjukkan bahwa pemerintah tidak berjalan tanpa arah. Bahkan dalam situasi yang berpotensi mengganggu jalur distribusi global seperti di Selat Hormuz, Indonesia tetap mampu menjaga ritme pasokan energi dalam negeri.

Keberhasilan ini juga teruji dalam kondisi riil, yakni saat arus mudik nasional. Dalam sepekan terakhir, mobilitas masyarakat meningkat tajam dan konsumsi BBM melonjak signifikan. Meski demikian, tidak terjadi kepanikan, tidak ada kelangkaan, dan distribusi tetap berjalan lancar. Hal ini menjadi indikator konkret bahwa manajemen energi nasional berada pada jalur yang tepat.

Di tengah banyaknya negara yang belum mampu mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi, Indonesia justru berhasil menjadikan momentum tersebut sebagai bukti kesiapan. Ini bukan sekadar stabilitas, melainkan bentuk nyata dari ketahanan energi nasional.

Baca  DPR Desak Penarikan Pasukan Perdamaian UNIFIL dari Lebanon Usai Dua Prajurit TNI Terluka

Kepemimpinan tersebut tidak hanya berfokus pada menjaga stabilitas saat ini. Menteri ESDM juga mengambil langkah strategis dengan mengajak masyarakat untuk mulai berhemat energi. Kebijakan yang terlihat sederhana ini sesungguhnya memiliki peran krusial dalam membangun ketahanan energi jangka panjang.

Ajakan tersebut menjadi sinyal bahwa tantangan ke depan tidak akan mudah. Ketidakpastian global masih akan berlangsung, dan ketahanan energi tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah semata. Partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan energi nasional.

Karena itu, keberhasilan yang dirasakan saat ini perlu dijaga bersama. Stabilitas energi bukan sesuatu yang hadir dengan sendirinya, melainkan hasil dari kebijakan yang tepat serta dukungan kolektif.

Baca  Jokowi Ungkap Presiden Joe Biden Tak Tanggapi Desakan Gencatan Senjata di Gaza

Indonesia telah membuktikan bahwa di tengah krisis global, negara ini mampu berdiri tegak. Ke depan, tantangan kemungkinan akan semakin kompleks. Namun, dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya melalui kesadaran untuk menghemat energi, Indonesia memiliki modal kuat untuk tetap kokoh dan mandiri di sektor energi.(*)

*) Opini penulis ini merupakan tanggung jawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi editorialkaltim.com

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button