KaltimSamarinda

Direktur Eksekutif PSPK Sebut Kaltim Miliki Potensi Besar Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Direktur Eksekutif Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK), Nisa Felicia Faridz (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com — Direktur Eksekutif Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK), Nisa Felicia Faridz, mengungkapkan bahwa Kalimantan Timur memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikannya, terutama melalui kebijakan yang lebih terfokus di tingkat daerah. Hal ini didukung oleh alokasi anggaran daerah yang cukup tinggi, memungkinkan berbagai inisiatif strategis untuk meningkatkan kualitas guru.

Hal ini disampaikan saat ditemui setelah acara End Game To Campus yang diselenggarakan di Ruang Teater di Gedung Prof. Masjaya Universitas Mulawarman, Senin (6/01/2025).

Baca  Walikota Samarinda Tekankan Pentingnya Kualitas SDM di Temu Wilayah ILMISPI Kalimantan 2024

Ia menyebutkan bahwa salah satu langkah penting yang perlu diambil adalah mendorong interaksi yang lebih aktif antara guru dan anak muda, khususnya pelajar SMA.

“Kita perlu menginspirasi generasi muda untuk memilih profesi guru. Ini tidak hanya mengisi kebutuhan tenaga pendidik di masa depan, tetapi juga menciptakan regenerasi tenaga pengajar yang relevan dengan zaman,” ujarnya.

Selain itu, Nisa menekankan pentingnya peningkatan gaji guru sebagai salah satu bentuk penghargaan dan daya tarik profesi ini.

Baca  UNMUL dan Atmajaya Health Group Teken MoU, Sinergi Pendidikan dan Kesehatan

Menurutnya Kaltim memiliki potensi yang sangat besar untuk melakukan hal tersebut mengingat anggaran yang dimiliki Kaltim cukup tinggi. Di samping itu, penguatan karir guru tidak harus terbatas pada tugas mengajar melainkan guru juga dapat didorong untuk mengeksplorasi minat mereka, misalnya menjadi konten kreator, yang sesuai dengan kebutuhan dan tren zaman sekarang.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan universitas. Guru adalah hasil dari kebijakan yang melibatkan banyak pihak, termasuk universitas sebagai pencetak tenaga pendidik.

Baca  Tak Disangka! Ibu Tunggal di Samarinda Menang Rp 300 Juta dari Tutup Botol Ichitan

“Peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya tanggung jawab guru, tetapi juga institusi yang mendidik mereka,” tambahnya.

Melalui upaya sinergis dan adaptasi kebijakan yang inovatif, Kaltim diharapkan dapat menjadi model dalam mencetak guru yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan era modern saat ini. (Adr)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button