
Editorialkaltim.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda terus mengevaluasi penggunaan pelican crossing sebagai fasilitas penyeberangan pejalan kaki di sejumlah titik. Evaluasi ini dilakukan seiring upaya meningkatkan keselamatan sekaligus menyesuaikan kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan.
Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua (HMT) Manalu, menegaskan bahwa keberhasilan pelican crossing tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga kedisiplinan pengguna jalan. Ia menyebut keselamatan lalu lintas menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat.
“Keselamatan lalu lintas itu bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama, baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan,” ujar Manalu, Jumat (27/3/2026).
Menurutnya, secara umum pelican crossing mulai menunjukkan efektivitas di lapangan. Hal ini terlihat dari pengendara roda empat yang sudah mulai patuh berhenti saat lampu penyeberangan aktif.
Namun, pelanggaran masih kerap ditemukan, terutama dari pengendara roda dua yang belum sepenuhnya tertib mengikuti aturan.
“Kalau kita lihat di beberapa titik, mobil sudah mulai tertib saat lampu merah penyeberangan aktif, tapi yang sering melanggar justru pengendara roda dua,” jelasnya.
Selain persoalan disiplin, Dishub juga menemukan kendala teknis, seperti kerusakan tombol pelican crossing akibat penggunaan yang tidak semestinya. Hal ini menjadi catatan penting untuk perbaikan ke depan agar fasilitas tetap berfungsi optimal.
Tak hanya itu, aspek aksesibilitas bagi penyandang disabilitas juga menjadi perhatian. Beberapa titik dinilai belum sepenuhnya ramah, khususnya pada bagian median jalan yang belum terhubung dengan baik.
“Nanti median jalan itu akan kita sesuaikan, dilakukan pemotongan agar akses bagi penyandang disabilitas bisa terpenuhi, termasuk penyesuaian trotoar di sisi kanan dan kiri,” ungkapnya.
Rencana perbaikan tersebut akan diusulkan dalam program pembangunan selanjutnya dan dikoordinasikan dengan instansi terkait, terutama dalam pengerjaan teknis di lapangan.
Dishub berharap peningkatan fasilitas yang dibarengi kesadaran masyarakat dapat menjadikan pelican crossing sebagai solusi efektif menekan angka kecelakaan serta menciptakan lalu lintas yang lebih tertib di Kota Samarinda.(sal/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



