KaltimPenajam Paser Utara

Dewan Sujiati Apresiasi Inovasi Warga

Anggota DPRD Penajam Paser Utara, Sujiati

Editorialkaltim.com – Peningkatan drastis kasus stunting di Benuo Taka menjadi fokus Anggota DPRD Penajam Paser Utara, Sujiati. Desa Gunung Makmur di Kecamatan Babulu mencatat peningkatan stunting dari empat menjadi sepuluh kasus, sebuah kondisi yang membutuhkan tindakan cepat dan efektif.

Sujiati berbagi tentang inisiatifnya, “Kami mengajak ibu-ibu di Kelompok Wanita Tani dan Dasawisma untuk terlibat dalam penanaman sayuran di polybag. Ini adalah upaya langsung kami untuk mengatasi masalah nutrisi yang mempengaruhi kondisi stunting di anak-anak kami.”

Baca  Bijak Ilhamdani Tekankan Sinergi PPU dan Otorita IKN untuk Pembangunan Berkelanjutan

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa kegiatan menanam sayuran seperti tomat, terong, dan cabai secara lokal dapat secara langsung meningkatkan kualitas gizi dalam diet keluarga.

“Kami telah memulai dengan membagikan 1000 polybag yang sudah diisi tanaman ke rumah-rumah. Ini membantu menyediakan akses langsung ke sumber pangan yang segar dan sehat,” ujar Sujiati.

Baca  BNK Kutai Barat Rujuk Pengguna Narkoba Berat ke Rehabilitasi Samarinda

Penggunaan sayuran yang dijamin bebas pestisida menurut Sujiati adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup.

“Proyek ini tidak hanya tentang penurunan stunting, tapi juga tentang bagaimana kita dapat mengubah cara masyarakat kami memandang konsumsi makanan yang sehat,” katanya.

Program ini juga dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi. “Melalui penanaman ini, kami berharap dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat sambil memerangi masalah stunting,” tambah Sujiati.

Baca  PJ Gubernur Kaltim Akmal Malik Tinjau Lokasi Kunjungan Ketua Umum TP PKK di Pantai Istana Amal

Mengakhiri pembicaraan, Sujiati menegaskan bahwa dana awal proyek ini berasal dari uang pribadinya, sebagai bukti komitmen terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. “Awalnya saya gunakan dana pribadi, dan jika ini berhasil, kami akan perluas ke desa lain,” pungkasnya. (lin/ppu)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button