Ragam

Daftar Saham Berpotensi Cuan Pekan Ini

Ilustrasi saham (Foto: Freepik)

Editorialkaltim.com – Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan lalu memberi ruang bagi investor untuk kembali mencermati peluang cuan di pasar saham. Meski indeks diproyeksikan bergerak volatil, sejumlah analis menilai masih ada saham-saham yang berpeluang melanjutkan penguatan dalam jangka pendek.

IHSG menutup perdagangan Jumat (9/1/2026) di level 8.936 setelah menguat 11,28 poin atau naik 0,13 persen. Secara mingguan, indeks tercatat menguat 2,16 persen dengan nilai transaksi mencapai Rp27,45 triliun dan volume perdagangan sebanyak 57,02 miliar saham.

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi menilai penguatan indeks yang sempat mencetak rekor tertinggi di level 9.002 ditopang oleh arus dana asing yang masuk ke pasar serta kenaikan harga komoditas yang mengerek saham sektor mineral. Selain itu, ekspektasi pembagian dividen tahunan juga mulai menjadi perhatian pelaku pasar.

Baca  Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental, Ini 5 Indikator yang Diperhatikan

Namun demikian, Oktavianus mengingatkan IHSG berpotensi mengalami koreksi terbatas pada awal pekan dan bergerak di rentang support 8.870 dan resistance 9.009.

“Pasar akan dipengaruhi oleh sejumlah sentimen global dan domestik yang berpotensi menahan laju penguatan indeks,” ujar Oktavianus dikuti dari CNNIndonesia Senin (12/1/2026).

Dalam kondisi tersebut, Oktavianus merekomendasikan saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI). Saham emiten tambang emas ini ditutup menguat 4,31 persen ke level 1.695 pada pekan lalu dan diproyeksikan masih berpeluang bergerak menuju level 1.900.

Baca  Perjalanan Historis Puasa Ramadan: Dari Zaman Nabi Adam hingga Masa Kini

Ia juga menyoroti saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) yang menguat 7,21 persen ke level 2.380. Saham ini diperkirakan berpotensi melanjutkan penguatan hingga area 2.790 dalam waktu dekat.

Sementara itu, Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai pergerakan IHSG pada pekan depan masih akan diwarnai volatilitas. Sejumlah sentimen global, mulai dari rilis data inflasi Amerika Serikat dan China hingga dinamika harga komoditas, dinilai masih akan memengaruhi arah pasar.

“IHSG pada pekan depan masih rawan bergerak volatil dengan support di 8.806 dan resistance di 8.996,” ujar Herditya.

Baca  Investasi Saham Jadi Gaya Hidup Anak Muda, Investor Ritel RI Tembus 8,4 Juta

Di tengah kondisi tersebut, Herditya merekomendasikan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang pada pekan lalu ditutup menguat 0,43 persen ke level 462 dan diproyeksikan berpotensi menuju level 510. Selain itu, saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) yang melonjak 15,44 persen ke level 1.720 juga dinilai masih berpeluang menguat hingga 1.900.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi jual atau beli saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button