BerauKaltim

Bocah 9 Tahun Hilang di Pantai Ulingan Ditemukan Meninggal, Sempat Terseret Arus

Bocah 9 Tahun Hilang di Pantai Ulingan Ditemukan Meninggal (Foto: Humas Polres Berau)

Editorialkaltim.com – Pencarian seorang bocah bernama Rahmat (9) yang hilang di kawasan Pantai Ulingan, Kampung Teluk Semanting, Kecamatan Pulau Derawan, Berau, akhirnya berakhir duka. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dua hari pencarian oleh tim gabungan.

Rahmat sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu sore saat bermain di sekitar pesisir pantai. Ia diduga terseret arus laut ketika berada di perairan bersama keluarga.

Kapolsek Pulau Derawan AKP Iwan Purwanto mengatakan korban ditemukan pada Selasa pagi sekitar pukul 09.47 Wita. Jasad korban terlihat mengapung di perairan sekitar 1,8 kilometer dari titik awal hilang.

Baca  Pasar Pagi Bakal Bebas Semrawut, Pemkot Samarinda Siapkan Sistem Parkir Digital Penuh

“Korban ditemukan dalam kondisi mengapung sejauh satu koma delapan kilometer arah selatan dari titik awal hilang,” ujarnya Selasa (7/4/2026) di Pulau Derawan.

Iwan menjelaskan pencarian memasuki hari kedua dengan melibatkan tim gabungan yang bekerja secara intensif. Tim dibagi menjadi beberapa kelompok agar proses pencarian lebih cepat dan efektif.

“Tim gabungan dibagi tiga kelompok meliputi penyelaman, pencarian laut terbuka, dan penyisiran sepanjang pesisir guna mempercepat proses pencarian korban,” katanya.

Baca  Pembukaan Musyawarah Provinsi FORKI Kalimantan Timur Periode 2025-2029

Ia memaparkan, peristiwa tersebut bermula saat korban bersama keluarga datang ke Pantai Ulingan untuk berlibur. Selain itu, mereka juga sempat mencari kerang di sekitar pesisir pantai.

Namun, saat berada di perairan, korban diduga terbawa arus kuat hingga akhirnya hilang dari pengawasan keluarga. Upaya pencarian langsung dilakukan setelah laporan diterima aparat setempat.

“Korban sebelumnya bermain air bersama keluarga sambil mencari kerang, kemudian diduga terseret arus laut hingga akhirnya hilang,” ujarnya.

Baca  Gaji Karyawan RSHD Samarinda Belum Dibayar, DPRD Kaltim Geram

Setelah ditemukan, jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.

Iwan juga mengingatkan masyarakat serta wisatawan agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama bagi yang membawa anak-anak.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat beraktivitas di kawasan pesisir, khususnya anak-anak harus dalam pengawasan ketat orang tua,” tutupnya.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button