Nasional

Anies Soroti Pembangunan Indonesia: Rakyat Belum Sejahtera, Alam Sudah Rusak

Anggota Kehormatan Partai Gerakan Rakyat, Anies Baswedan (Foto: Gerakan Rakyat)

Editorialkaltim.com — Pembangunan di Indonesia dinilai tengah berada di jalur yang keliru. Penilaian itu disampaikan Anies Baswedan yang menyoroti kondisi ekonomi dan lingkungan yang sama-sama bermasalah.

Dalam pembukaan Rakernas I Gerakan Rakyat, Anies menyebut Indonesia mengalami apa yang ia sebut sebagai “kerusakan ganda”. Menurutnya, kondisi ini berbeda dengan pengalaman banyak negara lain.

“Di banyak negara, perekonomian maju dulu dan menyejahterakan rakyat, baru kemudian muncul persoalan lingkungan. Di Indonesia, rakyat belum sejahtera, tapi lingkungannya sudah rusak,” kata Anies, Sabtu (17/1/2026) dilihat dari YouTube Gerakan Rakyat.

Baca  Kaltim Juara Umum MTQN XXX, Dominasi dengan 579 Poin!

Ia menilai ketimpangan tersebut menunjukkan adanya ketidakadilan ekonomi dan ekologi yang berjalan bersamaan. Dampaknya, masyarakat tidak memperoleh manfaat optimal dari eksploitasi sumber daya alam yang terjadi.

Anies menegaskan, pembangunan ke depan tidak bisa lagi hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata. Ia mendorong konsep ekonomi-ekologi yang berkeadilan agar kesejahteraan rakyat dan kelestarian alam berjalan seiring.

“Agenda pembangunan harus diubah. Tidak bisa terus mengorbankan lingkungan, sementara rakyat tidak mendapatkan kesejahteraan yang layak,” ujarnya.

Baca  Jika Terpilih, Prabowo: Menteri di Kabinet Harus Setujui Program Makan Siang Gratis

Dalam kesempatan yang sama, Anies juga menyinggung bencana alam yang belakangan terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera. Ia menyebut peristiwa tersebut sebagai alarm keras bagi semua pihak.

“Kalau ada peringatan tapi kita tidak berbuat, itu tidak ada gunanya. Justru bencana harus menjadi momentum untuk mengubah kebijakan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid menyatakan tema Rakernas kali ini dipilih sebagai respons atas kondisi hutan Indonesia yang kian memprihatinkan. Ia menegaskan perjuangan organisasi tidak hanya menyasar keadilan politik, tetapi juga keadilan ekologis.

Baca  Kendaraan Ramah Lingkungan Bakal Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 di IKN Nusantara

“Kerusakan hutan berdampak langsung pada rakyat. Karena ini terkait kebijakan negara, maka pemerintah harus hadir melalui regulasi yang berpihak pada kelestarian lingkungan,” pungkasnya.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button