HealthRagam

Anak Kos Wajib Baca! 6 Cara Hemat dan Tetap Sehat Jalani Puasa Ramadan

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Editorialkaltim.com – Ramadan bagi mahasiswa perantau bukan sekadar menahan lapar dan haus. Ada jadwal kuliah yang padat, tugas menumpuk, kegiatan organisasi, hingga urusan dompet yang harus benar-benar dijaga. Tanpa strategi, puasa bisa terasa berat sebelum pertengahan bulan.

Banyak mahasiswa mengaku pengeluaran justru meningkat saat Ramadan. Godaan takjil, ajakan buka bersama, hingga kebiasaan jajan praktis membuat uang saku cepat menipis. Di sisi lain, tubuh juga rentan lemas jika pola makan dan tidur tak teratur.

Agar Ramadan tetap lancar hingga akhir bulan, berikut enam strategi yang bisa diterapkan mahasiswa anak kos.

1. Siapkan Anggaran Sejak Hari Pertama

Perencanaan keuangan menjadi fondasi utama. Pola pengeluaran saat Ramadan berbeda dari bulan biasa karena ada tambahan kebutuhan.

Langkah sederhana yang bisa dilakukan antara lain menghitung total uang saku selama sebulan, memisahkan biaya tetap seperti listrik dan iuran kos, lalu menentukan batas maksimal pengeluaran makan per hari.

Sebagai gambaran, jika anggaran makan Rp1.000.000 per bulan, rata-rata pengeluaran harian sekitar Rp30.000. Namun akan lebih aman jika ditekan di kisaran Rp20.000–Rp25.000 agar tetap ada cadangan dana darurat.

Baca  Studi Ungkap Jalan Kaki 5 Ribu Langkah Sehari Cegah Depresi

2. Pilih Masak Sendiri Ketimbang Jajan Setiap Hari

Makan di luar memang praktis, tetapi jika dilakukan terus-menerus biayanya jauh lebih besar. Memasak sendiri bisa memangkas pengeluaran secara signifikan.

Mahasiswa cukup menyetok bahan sederhana seperti beras, telur, tempe, tahu, serta sayuran murah seperti kangkung, kol, atau bayam. Tambahkan bumbu dasar seperti bawang merah, bawang putih, garam, dan kecap.

Dengan bahan itu, menu sahur nasi dan telur dadar sayur atau berbuka dengan sup tahu dan tumis tempe sudah cukup memenuhi kebutuhan gizi tanpa harus mahal.

3. Gunakan Pola Masak untuk Dua Waktu

Agar lebih efisien, terapkan sistem masak sekali untuk berbuka dan sahur. Misalnya memasak tumis tempe dalam porsi lebih besar atau membuat sup ayam untuk dua kali makan.

Baca  Bos Instagram Ungkap 5 Perubahan Besar

Strategi ini membantu menghemat waktu, tenaga, dan penggunaan gas. Selain itu, risiko malas bangun sahur karena harus memasak dari awal juga bisa dikurangi.

4. Jangan Abaikan Sahur

Sahur menjadi penentu stamina sepanjang hari. Tanpa sahur, tubuh lebih cepat lelah dan sulit fokus saat mengikuti perkuliahan.

Agar tidak terlewat, pasang lebih dari satu alarm dan usahakan tidur lebih awal. Siapkan bahan makanan sejak malam hari agar proses sahur lebih praktis.

Menu sahur tak perlu mewah. Cukup pastikan ada karbohidrat, protein, sedikit serat, dan air putih yang cukup agar energi tetap stabil.

5. Kendalikan Godaan Saat Berbuka

Menjelang magrib adalah momen paling rawan. Berbagai gorengan, minuman manis, dan jajanan viral kerap menggoda.

Cara sederhana untuk mengontrol diri adalah minum air putih terlebih dahulu sebelum membeli apa pun. Batasi diri pada satu jenis takjil dan hindari belanja dalam kondisi sangat lapar. Mengingat kembali target anggaran harian juga bisa membantu.

Baca  Film Bioskop Luar Negeri Tayang Agustus 2023, Jangan Sampai Terlewat!

Makan berlebihan saat berbuka justru membuat tubuh terasa berat dan mengantuk.

6. Jaga Ritme Tidur dan Energi

Kurang tidur menjadi masalah klasik selama Ramadan. Sahur memotong waktu istirahat, sementara tugas kuliah tetap berjalan.

Batasi penggunaan gadget sebelum tidur dan hindari konsumsi kopi berlebihan di malam hari. Gunakan waktu pagi untuk mengerjakan tugas yang membutuhkan konsentrasi tinggi, sementara siang hari bisa dimanfaatkan untuk pekerjaan yang lebih ringan.

Bagi mahasiswa anak kos, Ramadan memang penuh tantangan. Namun dengan manajemen keuangan yang rapi, kebiasaan memasak sendiri, pengaturan waktu yang disiplin, serta pola makan yang sehat, puasa tetap bisa dijalani dengan nyaman.

Ramadan pun tak hanya menjadi bulan menahan lapar, tetapi juga momen belajar mandiri dan mengasah kedewasaan dalam mengelola hidup.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button