Olahraga

Man City Terancam Turun Kasta, Bisa Tertahan Dua Musim di Championship

Manchester City dibayangi ancaman pengurangan poin besar hingga degradasi (Foto: Magnific)

Editorialkaltim.com – Manchester City dibayangi ancaman pengurangan poin besar hingga degradasi ke Championship terkait kasus pelanggaran keuangan Premier League. Hukuman untuk The Citizens masih menunggu keputusan resmi.

Komisi independen menyatakan City bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran aturan keuangan. Klub Manchester Biru membantah melakukan kesalahan dan telah mengajukan banding atas putusan tersebut. 

Dilansir dari laporan talkSPORT, yang mengutip tulisan jurnalis Daily Mail Oliver Holt, City berpotensi menerima pengurangan poin dengan jumlah signifikan. Hukuman itu disebut bisa membuat mereka terlempar dari Premier League musim ini.

Baca  Tim Thomas Cup Indonesia Melenggang ke Semifinal, Tundukkan Korsel dengan Skor Meyakinkan 3-1

Namun, ancaman degradasi tersebut masih berupa perkiraan mengenai kemungkinan sanksi. Belum ada keputusan resmi yang memastikan City turun kasta ke Championship. 

Laporan itu juga menyebut kemungkinan pengurangan poin tambahan untuk musim berikutnya. Jika diterapkan ketika City sudah bermain di Championship, hukuman lanjutan berpotensi memperberat perjuangan mereka kembali ke kasta tertinggi.

Selain pemotongan poin, City dibayangi denda besar. Besaran hukuman dan waktu penerapannya masih menunggu penyelesaian proses perkara. 

Kasus ini berkaitan dengan pengelolaan keuangan klub sepanjang 2009 hingga 2018. Pelanggaran yang dipersoalkan mencakup penggelembungan pendapatan sponsor serta pembayaran kepada sejumlah staf di luar pencatatan resmi.

Baca  Manajer Timnas Ungkap Nasib Kluivert Diputuskan di Rapat Exco PSSI

Premier League menilai praktik tersebut dilakukan untuk menyiasati batas pengeluaran klub. City juga dituding tidak bekerja sama selama proses investigasi. Perkara ini dibawa ke komisi independen sejak 2023 setelah penyelidikan selama empat tahun. 

Penetapan sanksi dilakukan melalui sidang terpisah. Artinya, putusan mengenai pelanggaran dan keputusan hukuman merupakan dua tahapan berbeda dalam penanganan kasus tersebut. 

Baca  STY Perkuat Strategi Timnas Indonesia Hadapi Jepang

Proses banding turut menentukan kelanjutan perkara. Laporan mengenai jadwal penyelesaiannya mengarah ke akhir 2026 hingga awal 2027, sehingga penyebutan Januari 2026 dalam naskah awal tidak sesuai dengan kronologi kasus. 

Kini, City harus menunggu kepastian nasib mereka. Ancaman kehilangan poin, denda, hingga turun kasta masih membayangi, sementara klub tetap mempertahankan sikap tidak bersalah melalui jalur banding.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button