KaltimKukar

Pesta Laut Samboja 2026 Sedot 1.500 Pengunjung, 115 UMKM Ikut Meriahkan Festival

Pesta Laut Pesisir Nusantara 2026

Editorialkaltim.com – Sebanyak 1.500 warga memadati pembukaan Pesta Laut Pesisir Nusantara 2026 di Lapangan Pasar Kuala Samboja, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (16/10/2026) malam. Festival bertema “Tempoe Doeloe” ini menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat pesisir.

Festival yang berlangsung selama 15–18 Oktober 2026 tersebut menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari ritual adat nelayan, pertunjukan seni, hiburan musik, hingga pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sebanyak 115 pelaku UMKM turut meramaikan kegiatan tersebut. Mereka menawarkan aneka kuliner, hasil olahan laut, serta produk lokal kepada pengunjung.

Ketua Panitia Pesta Laut Pesisir Nusantara 2026, Muhammad Saleh, mengatakan kegiatan tersebut memiliki makna penting bagi masyarakat Samboja Kuala. Selain menjaga tradisi turun-temurun, festival ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan.

Baca  Produksi Gas Mahakam Bakal Naik 20 Persen pada 2027

“Melalui penyelenggaraan ini, kami berharap dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Samboja, memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata daerah, sekaligus menggerakkan sektor ekonomi kreatif,” ujarnya.

Saleh menjelaskan, panitia turut melibatkan 16 grup tari dan 13 grup band lokal. Keterlibatan seniman daerah menjadi bagian dari upaya memberikan ruang bagi pelaku seni untuk menampilkan kreativitas mereka.

Salah satu agenda utama festival adalah tradisi Melarung dan Belimbur yang digelar Jumat pagi. Berdasarkan laporan Polres Kukar, sekitar 500 warga dan nelayan mengikuti prosesi adat tersebut.

Baca  Ahmad Yani Dukung Penguatan Peran Masjid Lewat Kepemimpinan Baru DMI

Rangkaian ritual dimulai dengan arak-arakan Lawo Suji menuju Pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Samboja Kuala. Sesaji kemudian dibawa menggunakan perahu menuju laut sebagai bagian dari tradisi masyarakat nelayan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Awang Agus Dharmawan, menilai Pesta Laut memiliki peluang besar menjadi sarana promosi produk unggulan masyarakat pesisir.

“Kita ingin Pesta Laut semakin mampu menjadi etalase unggulan hasil laut Samboja Kuala,” ujarnya.

Awang menekankan pentingnya mempertemukan nelayan dengan pembeli serta membuka akses pemasaran lebih luas bagi pelaku usaha, termasuk melalui platform digital.

Menurutnya, keberhasilan festival tidak cukup diukur dari jumlah pengunjung atau kemeriahan panggung hiburan. Dampak ekonomi bagi masyarakat serta keberlanjutan tradisi juga perlu menjadi perhatian.

Baca  Komeng ke Kaltim Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan

Pengembangan wisata pesisir turut membutuhkan dukungan kebersihan lingkungan, fasilitas yang tertata, keamanan pengunjung, serta keterlibatan masyarakat.

Festival ini juga menjadi bagian dari agenda tahunan Dispar Kukar yang sejalan dengan visi Kukar Idaman Terbaik, khususnya penguatan ekonomi lokal, pemajuan kebudayaan, dan pelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kukar berharap potensi wisata bahari Samboja Kuala semakin dikenal luas sekaligus membuka peluang usaha berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button