
Editorialkaltim.com – Wakil Ketua I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Abdul Rasid berupaya memperluas akses pelatihan dan pemagangan bagi generasi muda. Salah satu langkahnya dengan mempelajari program pemberdayaan pemuda yang dikembangkan Pemerintah Kota Bontang.
Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja ke Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang, Kamis (8/10/2026).
Rasid menaruh perhatian terhadap berbagai kegiatan peningkatan keterampilan yang dapat menjadi bekal pemuda memasuki dunia kerja. Program pemagangan dan pengembangan usaha kreatif turut menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Melalui kegiatan itu, rombongan DPRD Kukar memperoleh informasi mengenai keterlibatan perusahaan dalam mendukung peningkatan kemampuan generasi muda.
Dispopar Bontang menjelaskan sektor swasta turut berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk kerja sama antara pemerintah daerah dan dunia usaha untuk memperluas jangkauan pelayanan kepemudaan.
Selain perusahaan, perguruan tinggi juga dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan pengembangan potensi pemuda. Pola kemitraan tersebut menjadi referensi untuk memperkuat program serupa di Kukar.
Bagi DPRD Kukar, pengalaman Bontang memberikan gambaran mengenai pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam menyediakan kesempatan bagi generasi muda untuk meningkatkan keterampilan dan mengembangkan usaha.
Sebelumnya, saat berkonsultasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur di Samarinda, Selasa (6/10/2026), Rasid menekankan pentingnya masukan dari berbagai instansi dalam pembahasan regulasi kepemudaan.
“Masukan dan informasi dari Dispora Provinsi Kaltim menjadi bahan penting bagi Pansus IV dalam melakukan pembahasan perubahan Perda tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan,” ujarnya.
Kunjungan ke Bontang merupakan bagian dari rangkaian konsultasi Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Kukar yang sedang membahas perubahan peraturan daerah mengenai pelayanan kepemudaan.
Dalam kegiatan tersebut, Rasid didampingi Ketua Pansus IV Desman Minang Endianto, Wakil Ketua III DPRD Kukar Aini Farida, anggota pansus, serta staf Sekretariat DPRD Kukar.
Berbagai program yang dipelajari diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam memperkuat kebijakan kepemudaan, terutama terkait peningkatan kemampuan dan kemandirian ekonomi.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



