KaltimKukar

Pemkab Kukar Upayakan Bantuan Rumah bagi Korban Kebakaran, Gandeng Baznas dan CSR

Lokasi Kebakaran di Kelurahan Melayu. (Foto: Editorialkaltim/Ridho)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) membuka peluang pemberian bantuan pembangunan rumah bagi warga terdampak kebakaran. Bantuan tersebut rencananya melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kukar, Muhammad Aidil, mengatakan pemerintah masih membahas skema bantuan bersama sejumlah pihak. Hingga kini, rencana tersebut belum memasuki tahap pembangunan.

“Nanti kami akan bicarakan lagi karena kami juga masih berbicara dengan pihak Baznas, juga mungkin nanti akan meminta bantuan dari CSR. Mudah-mudahan,” ujar Aidil, Kamis (8/10/2026).

Aidil menjelaskan Pemkab Kukar berkomitmen membantu warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran. Namun, pembangunan kembali rumah warga harus melalui perencanaan matang, terutama terkait penataan kawasan permukiman.

Baca  Disbun Kaltim Gelar Pelatihan Tingkatkan Daya Saing Produk Perkebunan

Menurutnya, penataan diperlukan agar rumah yang dibangun nantinya tidak sekadar menjadi tempat tinggal, tetapi juga memenuhi standar kelayakan, kesehatan, dan kenyamanan. Pemerintah juga ingin memastikan kawasan permukiman memiliki akses memadai menuju fasilitas umum.

“Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk membantu korban kebakaran ini. Tapi saat ini memang belum pada tahap untuk pembangunan,” ujarnya.

Selain kondisi bangunan, pemerintah turut mempertimbangkan penataan jalan lingkungan. Salah satu opsi yang dikaji yakni pelebaran jalan yang berpotensi memengaruhi luas lahan milik warga.

Baca  Bupati Kukar Edi Damansyah Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan di Dusun Ketenuq

Karena itu, Aidil menegaskan setiap rencana pembangunan maupun perubahan tata letak rumah harus dikomunikasikan terlebih dahulu dengan pemilik lahan.

“Artinya kami juga harus ada komunikasi dengan pemilik lahan di sini,” katanya.

Aidil menyebut konsep penataan kawasan nantinya akan disampaikan kepada warga dan pihak kelurahan. Pemerintah juga akan menampung masukan masyarakat sebelum mengambil keputusan terkait pembangunan kembali rumah terdampak.

Untuk tahap awal, penanganan akan difokuskan kepada warga yang terdampak langsung akibat kebakaran. Sementara itu, penataan kawasan secara menyeluruh akan dibahas melalui tahapan tersendiri.

Baca  Penjual Sayur Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Petung

Di sisi lain, proses pendataan terus menjadi perhatian pemerintah guna memastikan kebutuhan masing-masing korban. Data tersebut akan menjadi dasar koordinasi dengan Baznas maupun perusahaan dalam menentukan bentuk bantuan yang memungkinkan untuk disalurkan.

Aidil berharap rencana pembangunan kembali rumah korban kebakaran dapat berjalan sesuai kebutuhan warga sekaligus menghasilkan lingkungan permukiman yang lebih tertata.

“Supaya nanti bangunannya rapi, layak huni, dan sehat,” pungkasnya. (dhn/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button