KaltimKukar

10 Tenaga Kerja Mandiri di Muara Wis Dapat Pelatihan dan Peralatan Bengkel

Pembekalan Materi perbengkelan kepada peserta. (Foto: Editorialkaltim/ist)

Editorialkaltim.com – Sebanyak 10 tenaga kerja mandiri di Desa Sepagamban, Kecamatan Muara Wis, mendapat pelatihan keterampilan sekaligus bantuan peralatan perbengkelan dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kutai Kartanegara (Kukar).

Kepala Disnaker Kukar Dendi Irwan Fahriza mengatakan program tersebut menyasar warga usia produktif, terutama kelompok yang masuk kantong kemiskinan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) desil 1 hingga 5.

Pelatihan berlangsung selama lima hari. Peserta tidak hanya dibekali keterampilan perbengkelan, tetapi juga menerima sejumlah peralatan untuk menjadi modal menjalankan usaha secara mandiri.

“Selain kita memberikan pembekalan latihan selama lima hari, pelatihan keterampilan selama lima hari, kita pun menyerahkan bantuan alat perbengkelan yang harapannya bisa termanfaatkan untuk usaha mandiri dari kelompok tenaga kerja mandiri tersebut,” ujar Dendi saat dihubungi melalui telepon WhatsApp, Kamis (1/10/2026).

Baca  JMSI Gelar Deklarasi Damai Pilkada Kaltim 2024

Dendi menjelaskan program tenaga kerja mandiri diarahkan untuk membantu menekan angka kemiskinan sekaligus tingkat pengangguran terbuka di Kukar. Program tersebut berbeda dengan pelatihan unit kompetensi yang lebih menyasar kebutuhan tenaga kerja sektor formal.

“Kalau yang kemarin pelatihan unit kompetensi itu kita sasar adalah sektor formal. Sektor formal ini yang nantinya menjadi karyawan, kalau sektor informal ini yang tujuannya kita menciptakan wirausaha mandiri,” ujarnya.

Baca  18 Anak Muda Berlaga dalam Putaran Grand Final Pemilihan Pemuda Kota Samarinda

Sejumlah peralatan diserahkan kepada peserta, mulai dari mesin kompresor, mesin pembuka ban, mesin bor duduk, mesin bor gantung, kotak perkakas, hingga tap and dies.

Disnaker Kukar selanjutnya akan memantau perkembangan usaha peserta memasuki bulan ketiga dan keempat setelah pelatihan. Evaluasi dilakukan untuk memastikan usaha tetap berjalan serta bantuan peralatan digunakan sesuai peruntukannya.

“Kenapa di bulan ketiga dan bulan keempat? Karena ini bulan-bulan krusial antara mau lanjut usahanya atau alat usahanya dijual karena keterbatasan modal,” jelasnya.

Baca  Peresmian Kantor Baru DPMPD Kaltim Dorong Layanan Lebih Optimal

Jika peserta menghadapi kendala modal, Disnaker Kukar akan mengarahkan mereka mengakses program pembiayaan lanjutan. Salah satunya Kredit Kukar Idaman Terbaik yang menawarkan pembiayaan dengan bunga 0 persen.

Dendi berharap pelatihan dan bantuan peralatan tersebut mampu menjadi bekal bagi peserta untuk membangun usaha berkelanjutan. Dengan demikian, program tidak berhenti sebatas pelatihan, tetapi juga dapat membuka sumber pendapatan baru bagi keluarga peserta. (dhn/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button