KaltimSamarinda

180 BUMDes Kaltim Gandeng Bankaltimtara Perkuat Ekonomi Desa

Foto bersama Kadis DPMPD Kaltim Bersama Bank Kaltimtara dengan perwakilan BUMDes se-Kaltim (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Sebanyak 180 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kalimantan Timur (Kaltim) didorong memperkuat ekonomi desa melalui kemitraan dengan Bankaltimtara. Kolaborasi itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Sinergi Pengembangan Ekosistem Desa di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (12/8/2026).

Kerja sama tersebut melibatkan Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) bersama PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bankaltimtara). Kegiatan itu dihadiri sekitar 180 direktur BUMDes dari sejumlah kabupaten di Kaltim.

Kepala DPMPD Kaltim Sitti Sugiyanti mengatakan, kerja sama tersebut menjadi bentuk komitmen dalam memperkuat perekonomian desa melalui kolaborasi dengan sektor perbankan.

“Penyelenggaraan penandatanganan PKS Sinergi Pengembangan Ekosistem Desa ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, terutama Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, serta Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2021,” ujarnya.

Menurut Sitti, kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas akses layanan keuangan, meningkatkan literasi keuangan, sekaligus mendorong digitalisasi transaksi di desa. BUMDes juga didorong berkembang sebagai agen layanan perbankan guna menopang pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.

“Tujuannya mewujudkan sinergi pengembangan ekosistem desa antara Pemerintah Provinsi dengan Bank Pembangunan Daerah Kaltim dan Kaltara,” katanya.

Sitti menjelaskan, sasaran kerja sama tersebut mencakup 180 BUMDes di Kaltim. Keterlibatan pemerintah daerah, DPMD kabupaten/kota, serta jajaran terkait diperlukan agar implementasi program berjalan efektif hingga tingkat desa dan kampung.

“Kami berharap dari seluruh BUMDes bisa bergabung menjadi kemitraan dengan Bankaltimtara dan bersinergi dengan mitra-mitra yang lain,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Kaltim yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Kaltim Ujang Rachmad menegaskan komitmen Pemprov Kaltim untuk terus memperkuat pembangunan desa.

Menurut Ujang, desa memiliki potensi ekonomi, sumber daya manusia, serta berbagai usaha produktif yang dapat menjadi kekuatan bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara optimal.

“Desa bukan hanya sebagai tempat tinggal masyarakat, tetapi juga memiliki potensi ekonomi, sumber daya manusia, serta berbagai usaha produktif,” jelasnya.

Karena itu, pembangunan desa membutuhkan dukungan perbankan, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan. Penandatanganan PKS tersebut diharapkan dapat memperkuat perekonomian desa sekaligus memperluas akses terhadap layanan keuangan.

Ujang juga meminta pengelola BUMDes tidak sekadar menunggu peluang, melainkan aktif memetakan dan mengembangkan potensi ekonomi yang tersedia di masing-masing desa.

“Kepada para kepala desa dan pengelola BUMDes, kami berharap PKS ini benar-benar dimanfaatkan. Mari kita tingkatkan tata kelola, profesionalisme, inovasi, dan kemitraan usaha,” tegasnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button