Agrinas Sebut Pikap Impor 50% Lebih Murah, Ini Alasan Tak Pakai Produk Lokal

Editorialkaltim.com – Keputusan PT Agrinas Pangan Nusantara (Agrinas) mengimpor 105.000 unit pikap dan truk dari India memicu pertanyaan. Mengapa tidak menggunakan produk dalam negeri? Agrinas pun blak-blakan soal alasannya: harga.
Direktur Utama Agrinas Joao Angelo De Sousa Mota menyebut kendaraan impor tersebut bisa dibeli dengan harga hampir 50% lebih murah dibandingkan produk 4×4 yang saat ini beredar di pasar Indonesia.
“Karena kita beli dalam jumlah yang banyak, harganya hampir 50% lebih murah daripada produk 4×4 yang beredar sekarang di pasaran di Indonesia,” ujar Joao dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (20/2/2026).
Pengadaan dilakukan secara bulk dalam jumlah besar, yakni 105.000 unit. Rinciannya, 35.000 unit dipasok Mahindra & Mahindra dan 70.000 unit lainnya oleh Tata Motors melalui PT Tata Motors Distribusi Indonesia.
Total nilai kontrak pengadaan ini mencapai Rp24,66 triliun. Joao mengakui, jika menggunakan kontrak dengan produsen lokal, nilai pengadaan diperkirakan akan lebih besar.
Namun, ia menegaskan keputusan ini tetap mengedepankan prinsip efisiensi, efektif, dan tepat guna sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, Agrinas juga mengklaim menerapkan prinsip fairness atau kewajaran harga.
“Kita pastikan masyarakat akan memiliki harga yang paling fair. Mereka akan memiliki pilihan lebih banyak,” tegasnya.
Meski demikian, Joao enggan membuka harga satuan kendaraan karena terikat perjanjian kerahasiaan (NDA) dengan pihak pemasok.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



